Jalan Mahar Martanegara Tak Akan Diperbaiki Saat Musim Hujan, PUPR: Terlalu Berisiko

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi tak ingin ambil risiko untuk memperbaiki Jalan Mahar Martanegara

Jalan Mahar Martanegara Tak Akan Diperbaiki Saat Musim Hujan, PUPR: Terlalu Berisiko
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Kondisi terbaru aspal di Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi, Selasa (4/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi tak ingin ambil risiko untuk memperbaiki Jalan Mahar Martanegara yang hingga saat ini rusak akibat aspalnya terkelupas.

Seperti diketahui, terkelupasnya aspal jalan tersebut akibat diterjang banjir karena air dari Sungai Ciputri yang berada di sekitar Jalan Mahar Martanegara meluap saat hujan deras.

Dinas PUPR pun sudah dua kali melakukan perbaikan jalan tersebut.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PUPR Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah mengatakan saat ini kerusakan jalan tersebut totalnya sudah mencapai 300 meter namun tak akan diperbaiki selama musim hujan.

"Terlalu berisiko kalau perbaikan harus dilakukan saat musim hujan. Saya enggak berani karena pasti rusak lagi. Siapapun juga sudah tahu kalau musuh aspal itu air," ujarnya saat ditemui di Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi, Jalan Demang Hardjakusumah, Jumat (11/1/2019).

Dua Negara di Asia Ini Jadi Kandidat Lokasi Pertemuan Kedua Donald Trump dengan Kim Jong Un

Respons Umuh Muchtar Soal Kabar Tony Sucipto dan Patrich Wanggai Hengkang dari Persib Bandung

Pihaknya bakal memperbaiki jalan itu secepatnya, namun harus menyesuaikan dengan cuaca. Sebab, saat ini Kota Cimahi masih dilanda hujan deras yang berpotensi membuat Sungai Ciputri meluap dan airnya menerjang jalan tersebut.

"Jadi kita harus menunggu dulu cuacanya tidak ekstrim lagi. Semoga akhir Januari ini kita bisa melakukan perbaikan," kata Wilman.

Ia mengatakan, perbaikan tersebut akan dilakukan pihak kontraktor karena kerusakan Jalan Mahar Martanegara masih menjadi tanggung jawab kontraktor.

"Untuk anggarannya juga ditanggung oleh kontraktor. Mereka sudah berkomitmen untuk memperbaiki lagi tapi (nilai) anggarannya saya belum tahu berapa," ucapnya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved