Distan Kabupaten Bandung Sebut Curah Hujan Tinggi Sebabkan Tanaman Hortikultura Gagal Panen

Di musim penghujan seperti saat ini, salah satu hal yang kerap merugikan para petani, yakni munculnya penyakit yang merusak tanaman hortikultura.

Distan Kabupaten Bandung Sebut Curah Hujan Tinggi Sebabkan Tanaman Hortikultura Gagal Panen
Tribun Jabar/ Putri Puspita
Ilustrasi kebun 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bandung, Tisna Umaran, menyebutkan, sejumlah komoditas hortikultura kerap mengalami gagal saat ditanam dimusim hujan.

Tisna menyebutkan, di musim hujan seperti saat ini, salah satu hal yang kerap merugikan para petani, yakni munculnya penyakit yang merusak tanaman hortikultura.

"Cabai rawit adalah satunya, di musim hujan terus mengalami kenaikan karena terjadinya curah hujan tinggi sehingga tanaman mudah terkena virus," kata Tisna saat ditemui di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Jumat (11/1/2019).


Akibat hal tersebut, kata Tisna, harga sejumlah komoditas hortikultura pun kerap mengalami kenaikan harga, bahkan pada beberapa waktu lalu, kenaikan hingga mencapai lebih dari 100 persen harga sebelumnya.

Tak berhenti di situ, akibat pengaruh curah hujan yang tinggi, harga pestisida untuk mengusir hama penyakit pada tanaman pun kerap mengalami kenaikan, sehingga tak terjangkau oleh sebagian petani.

Remaja 16 Tahun Ketahuan Buang Bayi di Toilet Puskesmas, Polisi Akan Tes DNA Cari Siapa Ayahnya

"Di saat harga meningkat, obat pun menjadi naik. Ini yang selalu menjadi kekhawatiran, karena kerap mengalami kelangkaan," kata Tisna.

Tisna pun mengimbau, kepada seluruh petani hortikultura di Kabupaten Bandung, untuk bisa membuat bahan untuk pengusir hama penyakit pada tanaman, menggunakan bahan - bahan organik.

"Jangan sampai ini menjadi momentum, saat gagal panen semua menjadi naik harga, harus diwaspdai," katanya.

Diam-diam Polisi Tengah Membuat Sketsa Wajah Pelaku Teror terhadap Pimpinan KPK, Nanti Disebar

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved