Dinilai Berhasil, Tahun Ini Mentan Salurkan 20 Juta Ekor Ayam Kampung Petelur pada Warga Miskin

Jumlah bantuan sebanyak 10 juta ekor, tahun ini akan ditambah menjadi 20 juta ekor bibit ayam kampung petelur untuk sejumlah warga kurang mampu

Dinilai Berhasil, Tahun Ini Mentan Salurkan 20 Juta Ekor Ayam Kampung Petelur pada Warga Miskin
TRIBUN JABAR/ISEP HERI HERDIANSAH
Menteri Pertanian Amran Sulaiman didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menunjukkan telur hasil budidaya ayam kampung petelur bantuan sebagai program pengentasan kemiskinan di Kampung Sirnamanah, Desa Kiarajangkung, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (11/1/2019) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Dinilai berhasil, pembagian bantuan ayam kampung petelur unggul kepada warga tidak mampu yang menjadi bagian dari Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) yang dilakukan Kementerian Pertanian, tahun ini jumlahnya akan ditambah.

Jika 2018 lalu, jumlah bantuan sebanyak 10 juta ekor, tahun ini akan ditambah menjadi 20 juta ekor bibit ayam kampung petelur yang akan diberikan kepada sejumlah warga tidak mampu di seluruh Indonesia.

"Kami lihat berhasil, setiap tahun akan terus di tingkatkan sampai memenuhi target. Alokasi sekitar Rp 3 ampai 4 triliun untuk program ini," kata Menteri Pertanian, Peternakan, dan Perikanan, Amran Sulaiman, saat melakuan kunjungan di Desa Kiarajangkung, Kecamatan Sukahening, Jumat (11/1/2019) siang.

Dari 20 juta bantuan ayam kampung petelur yang akan disebar, ujar Arman, wilayah Jawa Barat tahun ini diprakirakan mendapat jatah sekitar 2 sampai 3 juta ekor ayam bibit.

Arman mengklaim, program yang dijalankan membantu menurunkan angka kemiskinan.

"Kami melihat setelah adanya program Dalam sejarah, baru di pemerintahan Jokowi Jusuf Kala angka kemiskinan mengalami penururun satu digit ya itu 9 persen lebih. Dulu tidak pernah turun di bawah 9 persen," ujarnya.

Menurutnya selain bisa memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari, keberadaan ayam petelur unggul di tengah warga tidak mampu menjadi pemasukan yang bernilai ekonomis tinggi.

"Saudara- saudara kita yang berada di bawah garis kemiskinan dengan target di berikan 50 ekor per kepala rumah tangga, pasti terbantu dari segi ekonomi," kata dia.

Itung-itungannya seperti ini, lanjut Amran, kalau ayam kampung yang diberikan sebanyak 50 ekor per kepala keluarga tidak mampu.

Kemudian ayamnya bertelur menghasilkan 50 butir per hari, berarti per satu bulan 1.500 butir.

"Nah pendapatannya kita hitung per bulanya bisa mencapai Rp 4 juta rupiah per bulan, tentunya ini sangat luarbiasa kan," ujarnya.

Kunjungi Tasikmalaya, Menteri Amran Tinjau Keberhasilan Program Pembagian Bibit Ayam Kampung

Angin Puting Beliung Mengamuk di Karawang Saat Warga Salat Jumat, 35 Rumah Rusak

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved