SD Talenta Rayakan Natal dan Tahun Baru Bersama, Digelar Sederhana karena Indonesia Masih Berkabung

Sebelum perayaan Natal dan tahun baru ini diikuti semua murid SD Talenta yang berjumlah 663 orang dari mulai siswa kelas 1 hingga kelas VI.

SD Talenta Rayakan Natal dan Tahun Baru Bersama, Digelar Sederhana karena Indonesia Masih Berkabung
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Murid-murid SD Talenta merayakan Natal dan tahun baru di Jalan Taman Kopo Indah III Mekar Rahayu, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Rabu (9/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG- Murid-murid SD Talenta merayakan Natal dan tahun baru di Jalan Taman Kopo Indah III Mekar Rahayu, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Rabu (9/1/2019).

Sebelum perayaan Natal dan tahun baru ini diikuti semua murid SD Talenta yang berjumlah 663 orang dari mulai siswa kelas 1 hingga kelas VI.

Mereka mengikuti misa kudus di aula gedung. Ibadah berlangsung khidmat, anak-anak tampak khusyuk berdoa bersama.

Setelah melaksanakan ibadah misa acara dilanjutkan berbagai kegiatan semisal penampilan kreasi anak-anak, doa hingga berfoto bersama dengan 'Santa Claus' untuk masing-masing kelas.

"Pada perayaan Natal dan tahun baru kali ini kami mengambil tema 'Yesus Kristus Hikmat Bagi Umat Manusia', artinya kita menanamkan kepada anak-anak bahwa Yesus datang ke dunia karena Yesus mencintai manusia," katanya Kepala Sekolah SD Talenta Christine di lokasi tadi siang.

Semarak Dies Natalies Piksi Ganesha XV, Membentuk SDM yang Unggul dan Profesional 

Murid-murid SD Talenta merayakan Natal dan tahun baru di Jalan Taman Kopo Indah III Mekar Rahayu, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Rabu (9/1/2019).
Murid-murid SD Talenta merayakan Natal dan tahun baru di Jalan Taman Kopo Indah III Mekar Rahayu, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Rabu (9/1/2019). (Tribun Jabar/Mumu Mujahidin)

Maka dengan tema tersebut diharapkan dalam berprilaku sehari-hari, anak-anak harus hidup saling mencintai seperti teladan yang sudah diberikan Yesus kepada manusia.

"Tujuannya untuk meningkatkan religiusitas anak-anak, jadi ditanamkan kepada anak-anak untuk selalu bersyukur kepada Tuhan yang sudah menciptakan kita," ujarnya.

Christine menuturkan perayaan Natal dan tahun baru ini secara rutin digelar setiap tahun. Tahun ini perayaan Natal dan tahun baru digelar secara sederhana, mengingat banyaknya peristiwa bencana akhir-akhir ini sehingga Indonesia masih berkabung.

"Biasanya ada kegiatan berbagi, tapi tahun ini tidak, nanti kami alihkan di perayaan paskah pas ketika kebangkitan Yesus kita akan berbagi. Sebelumnya kami sudah kumpulkan kegiatan sosial untuk membantu saudara-saudara yang terkena bencana alam di Lombok, Palu, dan Donggala," katanya.

Halaman
12
Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved