Polres Majalengka Gerebek Penampungan Kukang Jawa, Dua Tersangka pun Diamankan

Polres Majalengka menggerebek tempat penampungan kukang jawa di Dusun Citayeum, Desa Cibodas, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Rabu.

Polres Majalengka Gerebek Penampungan Kukang Jawa, Dua Tersangka pun Diamankan
Istimewa.
Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono (kiri) didampingi Wakapolres Majalengka, Kompol Hidayatullah (kedua kiri), saat memimpin penggerebekan penampungan kukang jawa di Dusun Citayeum, Desa Cibodas, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Rabu (9/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Jajaran Polres Majalengka menggerebek tempat penampungan kukang jawa di Dusun Citayeum, Desa Cibodas, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Rabu (9/1/2019).

Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan 79 ekor kukang jawa atau Nycticebus Javanicus.

Satwa langka yang dilindungi itu tampak ditempatkan dalam puluhan keranjang putih.

Dalam penggerebekan yang dipimpin Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono itu, petugas juga berhasil meringkus dua tersangka.

Pasalnya, keduanya kedapatan menyimpan kukang jawa yang termasuk satwa langka dan dilindungi.

"Penggerebekan ini dari pengembangan laporan masyarakat," kata Mariyono saat ditemui di lokasi kejadian.

Ia mengatakan, dua tersangka yang diamankan masing-masing berinisial YY (47) dan YN (40).

Naik Pesawat dari Majalengka ke Jakarta Hanya Rp 214 Ribu, Lion Air Beri Promo Khusus

Keduanya merupakan warga Desa Cibodas, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka.

Mereka diduga merupakan jaringan jual beli hewan langka yang dilindungi.

"Diduga para tersangka ini menangkap dan mengumpulkan kukang liar dari alam bebas," ujar Mariyono

Setelah mengumpulkan banyak kukang jawa, menurut dia, para tersangka berencana menjual primata yang identik bergerak lambat itu.

Saat itu, petugas juga langsung menyita 79 ekor kukang jawa yang disimpan dalam 39 kotak putih dan 1 kandang yang terbuat dari kayu.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 21 ayat 2 huruf (a) juncto pasal 40 ayat 2 huruf (a) UU RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati juncto lampiran Nomor 74 Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor: P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved