Kusir di Majalaya, Kabupaten Bandung Akui Delman Sebagai Penyebab Kemacetan

Kusir delman mengakui, bila kendaraan yang ditarik oleh seekor kuda tersebut sebagai salah satu penyebab kesemrawutan.

Kusir di Majalaya, Kabupaten Bandung Akui Delman Sebagai Penyebab Kemacetan
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Kusir delman di Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, mengakui, bila kendaraan yang ditarik oleh seekor kuda tersebut sebagai salah satu penyebab kesemrawutan. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kusir delman di Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, mengakui, bila kendaraan yang ditarik oleh seekor kuda tersebut sebagai salah satu penyebab kesemrawutan.

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, Rabu (9/1/2019) di Kecamatan Majalaya, titik yang menjadi lokasi mangkal para kusir delman, yakni sekitar Alun - alun Majalaya, Pasar Stasion, dan Pasar Stasion Majalaya.

Akibatnya, di pusat keramaian tersebut kerap mengalami kemacetan, ditambah banyak lahar parkir liar dan ramainya aktivitas masyarakat di sekitar situ.

"Jujur saja, delman jadi penyebab kemacetan, karena tidak bisa kebut seperti kendaraan lainnya," kata Asep (50), seorang kusir delman.

Kendati kurang diminati oleh sebagian besar masyarakat, kata Asep, para kusir akan tetap beraktivitas atau mangkal di sekitar pusat keramaian Majalaya.

Ini Pengalaman Tidak Menyenangkan yang Dirasakan oleh Para Kusir Delman di Majalaya

Asep menambahkan, setidaknya, dalam hari, 20 orang penumpang diangkut ke beberapa tempat tujuan, dengan tarif mulai dari Rp 2 ribu hingga Rp 3 ribu.

"Bertahan saja, kalau tidak ada sama sekali penumpang baru berhenti," katanya.

Diberitakan sebelumnya, di balik keramaian sejumlah warga di seputaran Alun-alun Majalaya, sama sekali tidak dirasakan oleh puluhan kusir delman yang lebih dari dua puluh tahun menggantungkan hidup kepada seekor kuda.

Tepat berada di Jalan Tengah atau di depan salah satu pasar modern, berjajar rapi puluhan delman yang sejak matahari terbit lebih sering membuat para kusir delman diri menunggu penumpang.

Untuk mengusir rasa bosan ketika menunggu calon penumpang, beberapa kusir lainnya berkumpul dengan kusir lainnya sambil membuka obrolan ringan atau pun mencoba memperbaiki komponen delman yang mengalami kerusakan.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved