Cerita Kusir Delman di Majalaya, Lebih Banyak Diam daripada Antar Penumpang

Sejak 10 tahun terakhir ini, para kusir delman lebih banyak menghabiskan waktu menunggu penumpang dibandingkan mengantar penumpang ke tempat tujuan.

Cerita Kusir Delman di Majalaya, Lebih Banyak Diam daripada Antar Penumpang
Tribun Jabar/ Hakim Baihaqi
Puluhan kusir delman di sekitar Alun-alun Majalaya, Kabupaten Bandung, Rabu (9/1/2019). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wilayah sekitar Alun-alun Majalaya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, setiap harinya diramaikan oleh aktivitas sejumlah warga, bahkan tak jarang mengundang kemacetan di waktu pagi hingga sore hari.

Namun sayangnya, dibalik keramaian sejumlah warga di seputar Alun-alun Majalaya, sama sekali tidak dirasakan oleh puluhan kusir delman yang lebih dari dua puluh tahun menggantungkan hidup kepada kuda-kuda mereka.

Tepat berada di Jalan Tengah atau di depan salah satu pasar modern, berjajar puluhan delman yang sejak matahari terbit lebih sering membuat para kusir delman berdiri menunggu penumpang.


Untuk mengusir rasa bosan ketika menunggu calon penumpang, beberapa kusir lainnya berkumpul dengan kusir lainnya sambil membuka obrolan ringan atau pun mencoba memperbaiki komponen delman yang mengalami kerusakan.

Entang Hidayat (64), seorang kusir delman, bercerita, sejak 10 tahun terakhir ini, para kusir delman lebih banyak menghabiskan waktu menunggu penumpang dibandingkan mengantar penumpang ke tempat tujuan.

Berangkat dari rumahnya di Desa Neglasari, Kecamatan Majalaya pada pukul 06.00 WIB, Entang setiap harinya menaruh harapan dari delmannya tersebut, untuk mendulang rezeki lebih dibandingkan hari-hari sebelumnya.

"Tetap saja, dalam satu hari paling banyak 20 penumpang saja, dari satu penumpang cuma Rp 2 ribu, sehari tidak lebih dari Rp 50 ribu," kata Entang saat ditemui di sekitar Alun-alun Majalaya, Rabu (9/1/2019).

Teman Dekat Sebut Adriana Yubelia Novan sebagai Pelajar Berprestasi dan Punya Banyak Talenta

Entang mengatakan, beberapa tahun lalu saat belum ramainya transportasi umum modern dan kendaraan pribadi, delman ini menjadi andalan seluruh lapisan masyarakat saat hendak berpergian dari satu tempat ke tempat lainnya.

Halaman
12
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved