BI Klaim Tingkat Kelayakan Uang Beredar di Wilayah III Cirebon Meningkat

Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Cirebon mengklaim tingkat kelayakan uang yang beredar di Wilayah III Cirebon semakin meningkat.

BI Klaim Tingkat Kelayakan Uang Beredar di Wilayah III Cirebon Meningkat
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Kepala Tim Sistem Pembayaran (SP) Pengelolaan Uang Rupiah (PUR) dan Layanan Administrasi (LA) KPw BI Cirebon, Yukon Afrinaldo (kiri). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Cirebon mengklaim tingkat kelayakan uang yang beredar di Wilayah III Cirebon semakin meningkat.

Kepala Tim Sistem Pembayaran (SP) Pengelolaan Uang Rupiah (PUR) dan Layanan Administrasi (LA) KPw BI Cirebon, Yukon Afrinaldo, mengatakan, sepanjang 2018 kualitas kelayakan uang pecahan besar yang beredar meningkat dari 10 menjadi 14.

"Semester pertama 2018 itu nilainya 10, saat akhir tahun jadi 14," ujar Yukon Afrinaldo kepada Tribun Jabar, Rabu (9/1/2019).

Ia mengatakan, untuk uang pecahan kecil meningkat dari 9 di awal 2018, menjadi 10 di akhir tahun.

Pada 2017 standar kelayakan uang beredar di Wilayah III Cirebon hanya mencapai nilai 8 untuk uang pecahan besar dan 6 untuk uang pecahan kecil.

"Secara nasional uang pecahan besar itu standar kelayakannya 11 dan uang pecahan kecil 8," kata Yukon Afrinaldo.

Menurut Yukon, tingkat kelayakan uang beredar itu berdasarkan ‎standar kelusuhan uang (soil level).

Sementara standar internasional kelayakan uang yang beredar di masyarakat ialah 16 - 17.

"Peningkatan di Wilayah III Cirebon ini tanda kelayakan uang yang semakin baik di masyarakat," ujar Yukon Afrinaldo.

Bank Indonesia Sebut Temuan Uang Palsu di Wilayah Cirebon Makin Menurun

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved