Aksi Jahatnya Terekam CCTV, Empat Pria Pengangguran di Tasikmalaya Digelandang Polisi

Berbekal rekaman cctv, Satreskrim Polres Tasikmalaya mengamankan empat pemuda pelaku pencurian disertai kekerasan yang terjadi dua hari lalu.

Aksi Jahatnya Terekam CCTV, Empat Pria Pengangguran di Tasikmalaya Digelandang Polisi
Tribun Jabar/ Isep Heri
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Pribadi Atma menujukan barang bukti senjata tajam yang dipakai para pelaku pencurian disertai kekerasan di Mapolres Tasikmalaya, Rabu (9/1/2019) Siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Berbekal rekaman cctv, Satreskrim Polres Tasikmalaya mengamankan empat pemuda pelaku pencurian disertai kekerasan yang dua hari lalu beraksi di wilayah Singaparna.

Keempat pemuda pengangguran digelandang polisi setelah melakukan aksi pencurian dan kekerasan terhadap seorang karyawan kafe, pada Senin (7/1/2019) dini hari lalu.

Empat pemuda pengangguran warga Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya yang diciduk polisi di antaranya, HT (23), RH (25), AB (25) dan R (22).


Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Pribadi Atma mengatakan, pihaknya bergerak setelah melakukan laporan dari korban bernama Rahman Aziz.

"Setelah kami dapat laporan, lalu bergerak dan mengamati rekaman cctv yang terpasang di cafe dimana korban bekerja," Kata Pribadi Atma, Rabu (9/1/2019) Siang.

Para pelaku ditangkap polisi saat melakukan pesta minuman keras di wilayah jalan Cisinga (Ciawi-Singaparna).

Pribadi menuturkan, para pelaku menjalankan aksi saat korban akan menutup kafe dimana dia bekerja.

Dalam aksinya, para pelaku membawa senjata tajam untuk memperdaya korban dan membawa sejumlah gawai milik korban.

Sejumlah SMA di Bandung Mulai Persiapan SNMPTN dan SBMPTN bagi Para Siswanya

"Mereka masuk, langsung menodongkan senjata tajam ke bagian leher korban. Korban yang merasa terancam tidak melakukan perlawanan. Akhirnya sejumlah Handphone berhasil dibawa pelaku," tuturnya.

Selain desakan ekonomi karena para pelaku yang pengangguran, motif lainnya dikatakan Pribadi, uang hasil melakukan kejahatan dipakai keempatnya untuk menggelar pesta miras.

Berdasarkan keterangan para pelaku, aksi pencurian disertai kekerasan juga pernah dilakukan di wilayah Kota Tasikmalaya pada tahun lalu.

Pribadi Atma menambahkan, keempat pelaku bakal dijerat pasal 365 KUHpidana, ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Menko Polhumkam Wiranto Angkat Bicara soal Teror Bom yang Terjadi di Rumah Pimpinan KPK

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved