Tunggakan Iuran Peserta Mandiri BPJS Kesehatan Tahun 2018 di Kota Tasikmalaya Capai Rp 16 Miliar

Di tahun 2018, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tasikmalaya mencatat tunggakan iuran dari peserta mandiri program jaminan kesehatan mencapai Rp 16 miliar

Tunggakan Iuran Peserta Mandiri BPJS Kesehatan Tahun 2018 di Kota Tasikmalaya Capai Rp 16 Miliar
Tribun Jabar/Isep Heri
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tasikmalaya, Triwidhi Hastuti Puspitasari, Selasa (8/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Di tahun 2018 kemarin, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tasikmalaya mencatat tunggakan iuran dari peserta mandiri program jaminan kesehatan mencapai Rp 16 miliar lebih.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tasikmalaya, Triwidhi Hastuti Puspitasari mengatakan serapan iuran yang tercapai baru 40 persen di tahun lalu.

Penunggak di tahun lalu sebanyak 32.611 Peserta dari 104.642 peserta yang terdaftar.

Sementara iuran yang dibayarkan pemerintah di tahun kemarin tidak ada tunggakan.

"Iuran yang dibayarkan pemkot alhamdulillah tidak ada tunggakan," ujar Triwidhi Hastuti Puspitasari, Selasa (8/1/2019).

Untuk tahun ini pihaknya menargetkan serapan iuran dapat terserap seratus persen.

"Pencapaian tahun kemarin, 40 persen masih jauh, kami targetkan tahun ini 100 persen pastinya," lanjut dia.

Dia mengimbau, peserta jaminan kesehatan untuk tertib membayar iuran.

Karena selain sebagai kewajiban tentunya ada sanksi yang harus diteeima jika menunggak iuran.

"Jaminan kesehatan ini merupakan program gotong royong. Sanksinya kalau nunggak kan pasti sanksi pelayanan saat nanti sakit, terus akan denda 2,5 persen dari harga pelayanan kesehatan ditambah iuran yang ditunggak," Jelasnya.

Sementara itu, peserta yang didaftarkan pemerintah Kota Tasikmalaya untuk program jaminan kesehatan di tahun 2019 ini sebanyak 60.796 jiwa.

"Jika melihat data per 31 Desember, 36.510 jiwa yang belum terdaftar dalam program jaminan kesehatan.

"Memang masih menjadi pekerjaan rumah untuk di Kota Tasikmalaya, kami menargetkan 95 persen penduduk yang ada. Saat ini baru 74,29 persen, semakin kesini semakin meningkat dan mendekati target," ujar dia.

Gempa Bermagnitudo 5,4 Terjadi Selasa Sore - Gucang Sukabumi, Pangandaran, hingga Bandung

 


Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved