Mulai Januari Ini, SKTM Tidak Berlaku Untuk Berobat di Kota Tasikmalaya

Surat keterangan tidak mampu (SKTM), mulai Januari 2019 ini tidak berlaku untuk pelayanan kesehatan di Kota Tasikmalaya.

Mulai Januari Ini, SKTM Tidak Berlaku Untuk Berobat di Kota Tasikmalaya
Tribun Jabar/Isep Heri
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tasikmalaya, Triwidhi Hastuti Puspitasari, Selasa (8/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Surat keterangan tidak mampu (SKTM), mulai Januari 2019 ini tidak berlaku untuk pelayanan kesehatan di Kota Tasikmalaya.

Pasalnya, menurut Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tasikmalaya, Triwidhi Hastuti Puspitasari, sejak September 2018, terbit regulasi terbaru melalui Perpres No 82, tahun 2018 yang mana rekomendasi jaminan dari dinas sosial tidak berlaku.

Pelayanan kesehatan yang biasa melalui SKTM akan dialihkan pada surat BPJS Kesehatan.

Saat ini pihak BPJS Kesehatan tengah menggodog pemutakhiran basis data terpadu bersama dinas kesehatan dan dinas kesehatan untuk pengalihan hal ini.

"Dalam hal ini dinas sosial dan disdukcapil melakukan pendataan melalui musyawarah kelurahan, kemudian data hasil musyawarah kelurahan akan menjadi bahan pemenuhan kuota yang kami targetkan," Jelas Triwidhi Hastuti Puspitasari, Selasa (8/1/2019).

Sehingga menurutnya, permasalahan-permasalahan yang timbul dari tidak berlakunya rekomendasi dinas sosial sudah teratasi melalui pendataan yang lebih baik.

"Minggu ini baru selesai musyawarah keluarahan, saya yakin dalam waktu dekat akan diadakan pembahasan terkait hal itu," lanjutnya.

Ketika disinggung efek dan kemungkinan bisa terakomodirnya keluarga tidak mampu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, pihak BPJS sangat bergantung pada data yang tengah digodog.

"Kami akui sejunlah warga mengandalkan SKTM, maka memang seharusnya ada namanya basis data terpadu, ada mekanisme pendataan dari dinas sosial yang menyasar masyarakat yang mana terkategori tidak mampu," katanya.

Tunggakan Iuran Peserta Mandiri BPJS Kesehatan Tahun 2018 di Kota Tasikmalaya Capai Rp 16 Miliar

BREAKING NEWS: Gempa Bumi Guncang Kabupaten Pangandaran, BMKG Sebut Tidak Berpotensi Tsunami


 

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved