Prostitusi Online Artis

Pengacara Bantah Vanessa Angel Terlibat Prostitusi Online: Dia Berada di Tempat dan Waktu yang Salah

Pengacara Vanessa Angel sebut kliennya telah dijebak. Menurutnya, Vanessa berada di tempat dan waktu yang salah.

Pengacara Bantah Vanessa Angel Terlibat Prostitusi Online: Dia Berada di Tempat dan Waktu yang Salah
instagram/vanessaangelofficial
Vanessa Angel 

TRIBUNJABAR.ID - Pengacara artis Vanessa Angel, Muhammad Zakir Rasyidin membantah bahwa kliennya terlibat prostitusi online.

Menurutnya, Vanessa Angel telah dijebak oleh pihak tertentu sehingga terseret dalam kasus tersebut.

Vanessa Angel, kata Zakir, hanya berada di tempat dan waktu yang salah.

"Jadi, bukan ke sana seperti diberitakan media, korban prostitusi, bukan. Cuma persoalannya, dia berada di tempat dan waktu yang salah," kata Zakir dalam jumpa pers di Tower Herbras, Kalibata City, Jakarta Selatan, Senin (7/1/2019).

Menurut pengakuan Vanessa Angel yang disampaikan Zakir, artis mantan kekasih Didi Mahardika itu pergi ke Surabaya karena diminta ES untuk menjadi MC pada sebuah acara.

Diketahui, ES telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi karena perannya sebagai mucikari.

Terkait tarif Rp 80 juta, Zakir menegaskan bahwa Vanessa Angel tidak pernah menerima uang tersebut.

"Yang pasti klien kami tidak pernah menerima uang Rp 80 juta seperti yang dituduhkan," ucap Zakir.

"Kemudian ada yang menyebutkan sebesar 30 persen sudah ditransfer sebagai DP (uang muka), ini juga kami bantah. Tidak ada itu semua," lanjutnya.

Jane Shalimar dan pengacara Vanessa Angel, Muhammad Zakir saat konferensi pers, Senin (7/1/2019).
Jane Shalimar dan pengacara Vanessa Angel, Muhammad Zakir Rasyidin saat konferensi pers di Tower Herbras, Kalibata City, Jakarta Selatan, Senin (7/1/2019). (tribunnews)

Zakir mengatakan, kliennya siap membantu polisi untuk mengungkap jaringan prostitusi yang melibatkan artis.

Halaman
1234
Penulis: Indan Kurnia Efendi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved