Caleg Turun ke Lokasi Bencana Masuk Kategori Pelanggaran, Begini Penjelasannya

Ketua Bawaslu Kabupaten Cirebon, Abdul Khoir, mengatakan, selagi caleg tersebut tidak memakai atribut

Caleg Turun ke Lokasi Bencana Masuk Kategori Pelanggaran, Begini Penjelasannya
Karikatur Caleg 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Memasuki musim hujan, banyak bencana yang terjadi mulai dari banjir, longsor hingga puting beliung.

Sejumlah relawan dari berbagai elemen pun kontan memberikan berbagai bentuk bantuan bagi korban bencana.

Untuk caleg yang turun ke lokasi bencana pun mendapatkan pertanyaan dari sejumlah pihak.

Ketua Bawaslu Kabupaten Cirebon, Abdul Khoir, mengatakan, selagi caleg tersebut tidak memakai atribut atau identitas dirinya sebagai caleg, hal itu diperbolehkan.

"Saya harus mengapresiasi sejumlah caleg yang memiliki empati sosial tehadap bencana alam di Kabupaten Cirebon. Patokan Bawaslu, sepanjang tidak membawa atribut partai dan nomor urut, ada gambar partai dan lainnya, Bawaslu menilai itu murni sebagai bentuk kemanusiaan," katanya saat ditemui di Kantor Bawaslu Kabupaten Cirebon, Jumat (4/1/2018).

Jika caleg membawa atribut tersebut, lanjut kata dia, maka hal itu masuk dalam kategori pelanggaran.

Habib Bahar bin Smith jadi Khatib dan Imam Salat Jumat di Sel Tahanan Mapolda Jabar, Ini Makmumnya

Pasalnya, kampanye tidak dalam bentuk empati turun ke lokasi bencana, meliputi memberikan sesuatu barang atau uang.

Oleh karena itu, Bawaslu Kabupaten Cirebon akan menegaskan untuk melakukan mediasi terhadap caleg yang melakukan pelanggaran.

Selain itu, Bawaslu juga sudah membentuk tim pengawasan melekat (Waskat) untuk pencegahan pengawasan melekat.


"Jangan sampai ada caleg yang melakukan atau kampanye di lingkungan bencana sebagai kampanye terselubung," tambahnya.

Sejauh ini, Bawaslu Kabupaten Cirebon belum menemukan adanya pengaduan atas kasus caleg yang melakukan gerakan kemanusiaan dengan membawa citra dirinya sebagai caleg.

"Ketika ada laporan atas kasus tersebut, akan langsung di proses. Di dalamnya termasuk yang berkaitan dengan posko bencana, manakala membawa embel-embel tersebut," ujarnya.

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved