16 Kecamatan di Garut Rawan Bencana, Mulai Banjir, Longsor, hingga Angin Puting Beliung

Dari 42 kecamatan di Kabupaten Garut, 16 di antaranya merupakan daerah yang paling rawan bencana.

16 Kecamatan di Garut Rawan Bencana, Mulai Banjir, Longsor, hingga Angin Puting Beliung
Tribun Jabar
Ilustrasi: Infografis Bencana Di Jabar 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Dari 42 kecamatan di Kabupaten Garut, 16 di antaranya merupakan daerah yang paling rawan bencana.

Kerawanan paling tinggi terjadi dari potensi bencana banjir, longsor, pergerakan tanah, serta angin puting beliung.

Kepala BPBD Garut, Dadu Djakaria, mengatakan, 16 kecamatan tersebut tersebar di wiayah Garut selatan yang memiliki kontur tanah labil.

Selain itu, banyaknya gunung dan perbukitan menambah tingginya tingkat kerawanan.

"Bukan berarti wilayah lainnya seperti utara dan tengah tidak terdapat potensi bencana. Pada dasarnya seluruh kecamatan yang ada di Garut ini memiliki kerawanan bencana. Hanya saja yang paling rawan terdapat di wilayah selatan," kata Dadi di Kantor BPBD Garut, Kamis (3/1/2019).

Banyaknya bencana yang sering terjadi, membuat garut menjadi etalase bencana. Di Jawa Barat, Garut menempati peringkat keempat daerah rawan bencana.

"Harus jadi perhatian semua pihak soal bencana. Antisipasi dan penangannya harus benar-benar disiapkan," ujarnya.

Dadi menyebut, tingginya potensi bencana alam yang terdapat di Garut berdasarkan hasil kajian Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

"PVMBG juga menyatakan Garut ini ada di peringkat empat di Jabar untuk daerag rawan bencana. Tak heran Garut disebut sebagai etalasenya bencana," ujar Dadi.

Potensi bencana alam yang terdapat di Garut, tutur Dadi, bukan hanya dari ancaman banjir dan longsor. Ada juga potensi pergerakan tanah, angin puting, gempa, tsunami, hingga letusan gunung api.

Wilayah utara kerawanan bencana longsor terdapat di Kecamatan Limbangan, Malangbong, serta Kadungora. Beberapa tahun lalu pernah terjadi longsor besar di Gunung Mandalawangi yang berada di wilayah Kecamatan Kadungora dan banyak menelan korban jiwa.

"Belum lama ini juga terjadi longsor yang menutup badan jalan nasional di Malangbong. Arus lalu lintas jadi terganggu," katanya.

Di wilayah tengah atau perkotaan juga terdapat potensi bencana banjir dan longsor yang cukup tinggi. Selain di wilayah Kecamatan Garut Kota, potensi juga terdapat di wilayah Kecamatan Tarogong Kaler dan Cilawu.

Pihaknya senantiasa waspada dan siaga untuk melakukan penanggulangan bencana. Koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan pun terus dilakukan untuk mempermudah pencegahan serta penanganan ketika bencana terjadi. (firman wijaksana)

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved