Miras Oplosan Maut-Bisikan Maut Ojek Online Bakar Ratusan Rumah Sita Perhatian Publik di Awal 2018

Tahun ini dibuka oleh kasus yang cukup besar pada Januari, yakni pembakaran ratusan rumah oleh pengemudi daring bernama Soni.

Miras Oplosan Maut-Bisikan Maut Ojek Online Bakar Ratusan Rumah Sita Perhatian Publik di Awal 2018
Tribunjabar/Mega Nugraha
Miras oplosan yang disita Polrestabes Bandung, Senin (9/4/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Tahun 2018, dipenuhi oleh beberapa kasus yang menyita perhatian publik di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Tahun ini dibuka oleh kasus yang cukup besar pada Januari, yakni pembakaran ratusan rumah oleh pengemudi daring bernama Soni.

Soni mengaku mendapatkan bisikan dari sosok gaib bernama Irma untuk membakar rumahnya.

Soni membakar seprei dan kasur rumah menggunakan korek gas.

Api membesar, hingga merembet ke ratusan rumah lainnya pada Sabtu (27/1) di Jalan Talib II dan Talib III sekitar pukul 02.30 WIB.

Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 06.00 WIB setelah 38 mobil pemadam dikerahkan. Diperkirakan sekitar 2.400 orang terpaksa mengungsi akibat peristiwa ini.

Kasus lain yang cukup mencengangkan publik adalah meninggalnya delapan orang meninggal dunia usai berpesta minuman keras oplosan.

Polisi menetapkan berinisial RS sebagai tersangka.

Delapan orang yang meninggal dunia usai pesta miras oplosan merupakan warga Jagakarsa dan Depok. RS meracik alkohol 96 persen dengan stroberi.

RS memiliki warung jamu di kawasan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dia mencampur alkohol dengan minuman suplemen dan beberapa minuman ringan lainnya.

Halaman
123
Editor: Ravianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved