Polres Sumedang Pastikan Tak Ada Euforia Berlebihan di Malam Tahun Baru, Kembang Api Masih Boleh

Polres Sumedang pastikan tak ada euforia malam tahun baru berlebihan. Jangan sampai ada konvoi yang ganggu warga.

Polres Sumedang Pastikan Tak Ada Euforia Berlebihan di Malam Tahun Baru, Kembang Api Masih Boleh
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Ilustrasi malam tahun baru. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Polres Sumedang memastikan di Kabupaten Sumedang tidak akan ada euforia pergantian tahun berlebihan. Hal tersebut sebagai bentuk empati terhadap musibah di sejumlah wilayah Indonesia belakangan ini.

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo mengatakan, masyarakat saat ini tengah berduka. Karenanya masyarakat Sumedang diminta untuk menjaga situasi kondusif sehingga perdamaian tetap terus terjaga.

"Kembang api masih ditoleransi. Masyarakat jangan sampai melakukan konvoi agar tidak menganggu masyarakat lainnya," kata AKBP Hartoyo di Markas Polres Sumedang, Jalan Prabu Gajah Agung, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Senin (31/12/2018).

Untuk di wilayah perkotaan, kata AKBP Hartoyo, pihaknya tidak memberikan izin untuk melakukan pesta pergantian tahun. Yang diizinkan hanya melakukan zikir dan muhasabah.

AKBP Hartoyo menambahkan, dalam lima hari terakhir ini semua jajaran Polres Sumedang gencar melakukan razia dan menyita ratusan botol miras pada kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD).

"Malam tahun baru harus zero miras dan petasan juga," ucap AKBP Hartoyo.

Dalam pengamanan ini, kata AKBP Hartoyo, sebanyak 700 anggota Polri dan 100 anggota TNI akan melakukan penjagaan di sejumlah titik keramaian di Kabupaten Sumedang, salah satunya Alun-alun Sumedang.

"Jangan sampai ada gesekan karena miras," kata AKBP Hartoyo.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved