Tahun Baru 2019

5 Titik Kumpul di Bandung yang Diantisipasi Polisi Saat Malam Pergantian Tahun

Di Kota Bandung, diprediksi sedikitnya ada 5 titik kumpul masyarakat untuk merayakan tahun baru 2019 ini.

Editor: Yongky Yulius
TRIBUN JABAR/Bukbis Candra Ismet Bey
Pertunjukan kembang api saat perayaan hari jadi ke-71 Provinsi Jawa Barat di gedung Pemerintahan Provinsi (Gedung Sate), Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu (3/9/2016). Pertunjukan "video mapping" dan kembang api dengan durasi lima belas menit itu, menjadi salah satu andalan pada Puncak Peringatan Hari Jadi ke-71 Provinsi Jawa Barat. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pergantian tahun 2019 malam hari nanti bakal dirayakan masyarakat di setiap daerah.

Di Kota Bandung, diprediksi sedikitnya ada 5 titik kumpul masyarakat untuk merayakan tahun baru 2019 ini.

Polisi, TNI, dan Pemerintah Kota Bandung siap menerjunkan personelnya untuk mengamankan jalannya pergantian tahun baru 2019 ini.

Sebanyak 2117 personel gabungan disebar di beberapa titik yang bakal menjadi tempat berkumpulnya massa.

"Dalam rangka pergantian tahun 2019, ada 2117 personel gabungan dimana mereka akan melakukan pengamanan di 5 titik prioritas, yakni di Gasibu, Dago, Alun-alun Asia Afrika, Alun-alun Ujung Berung, dan flyover," kata Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) Polrestabes Bandung AKBP Agung Reza Pratidina di Mapolrestabes Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (31/12/2018).

Untuk mengantisipasi penumpukan di atas flyover atau jalan layang yang memiliki tonase terbatas, dua peleton personel gabungan akan melakukan pagar betis guna menghalau warga yang hendak merayakan di atas jalan layang.

Adapun 3 jalan yang diantisipasi yakni jalan layang Pasopati, jembatan Pelangi, dan jalan layang Kiaracondong. Selain itu, pagar betis juga dilakukan di Jalan Dago.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kendaraan, khususnya pengujung outlet atau tempat kuliner di jalan tersebut yang memarkirkan kendaraannya di badan jalan.

Hal tersebut dinilai dapat mengganggu kenyamanan pengendara lainnya.

Berkaca dari libur Natal 2018 kemarin, kata Agung, dalam 3 hari ada 20 ribu kendaraan yang masuk ke Kota Bandung setiap hari.

Untuk mengantisipasi membeludaknya kendaraan tersebut, polisi juga melakukan pengalihan arus di beberapa titik.

Rayakan tahun baru di Rumah? Ini Dia 5 Sajian yang Cocok Disantap Bersama Keluarga Saat tahun baruan

"Pengalihan arus pertama di depan Gedung Sate, itu dari arah Supratman kami alihkan ke arah Sentot, kemudian dari arah Dukomsel kami alihkan ke Cilamaya," jelasnya.

Sedang di Alun-alun Asia Afrika, polisi juga berencana melakukan penutupan, namun hal ini dilakukan apabila masyarakat di jalur tersebut sudah membeludak.

Artinya, penutupan sendiri fleksibel dilakukan melihat kondisi di jalur tersebut.

"Di Asia Afrika dilakukan penutupan saat kondisi memang masyarakat sudah membeludak di badan jalan, kami akan lakukan penutupan dari Tamblong sampai patung bola dunia," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved