Tsunami di Selat Sunda

Arisan Keluarga dan Liburan di Pantai Carita Banten, Nanang Suherman: Tidak Ada Tanda Tsunami

Tak ada yang menyangka liburan itu bakal berakhir. Empat anggota rombongan tewas seketika akibat tergulung tsunami Selat Sundai di Pantai Carita

Arisan Keluarga dan Liburan di Pantai Carita Banten, Nanang Suherman: Tidak Ada Tanda Tsunami
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Korban selamat dari tsunami di Pantai Carita Banten, Nanang Suherman (53), terbaring di rumah sakit, Jumat (28/12/2018). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Berangkat dari Kabupaten Sumedang, Sabtu dinihari (22/12/2018), ke Pantai Carita, Banten, Nanang Suherman (53) dan rombongan, bertujuan untuk arisan tahunan sambil menghabiskan waktu libur panjang Natal 2018.

Sebanyak 33 orang termasuk Nanang, berangkat dari Bumi Cipacing Permai, Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, menggunakan bus pariwisata.

"Saya ditunjuk sebagai koordinator, ini acara tahunan keluarga juga," kata Nanang di pembaringan kamar rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang, Jalan Prabu Geusan Ulun, Kabupaten Sumedang, Jumat (28/12/2018).

Memilih Pantai Carita sebagai destinasi tujuan, kata Nanang,  untuk mencari suasana baru dan untuk meningkatkan keharmonisan keluarga satu dengan yang lainnya.

Ia menambahkan, persiapan untuk pergi ke Pantai Carita dilakukan sejak tiga bulan sebelumnya dan semua anggota sepakat atas keputusan tersebut.

Kisah Tati Korban Tsunami, Tak Ada Ombak Suhu Pun Terasa Panas, Tiba-tiba Saja Tsunami Menerjang

Meski Tubuh Penuh Luka, Nanang Suherman Lolos dari Maut Saat Diterjang Tsunami, Begini Kisahnya

"Biasanya Pangandaran tetapi karena alasan suasana baru, jadi ke Pantai Carita," katanya.

Tak ada yang menyangka liburan itu bakal berakhir duka karena terjangan tsunami. Empat anggota rombongan tewas seketika akibat tergulung tsunami Selat Sunda.

Mereka adalah Feni (30), warga Bumi Cipacing Permai RT 3/17, Fico (4) warga Bumi Cipacing Permai RT 3/17, Ita Puspitasari (27), warga Bumi Cipacing Permai RT 6/17, dan Rida (42), warga Perum Abdinegara.

Berdasarkan informasi, jenazah bernama Feni dan Fico akan dikebumikan pada hari ini di Kota Cimahi, sedangkan Ita dan Rida dimakamkan di Tempat Pemakan Umum Cibeusi, Kecamatan Jatinangor.

"Tidak ada tanda (tsunami), semua harus celaka," kata Nanang pensiunan pegawai Pemda Sumedang.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved