26 Kasus Perlindungan Anak Terjadi di Ciamis & Pangandaran, Paling Banyak Terjadi di Ciamis Kota

Dari 26 kasus kejahatan terhadap anak yang terjadi selama tahun 2018 paling banyak terjadi di wilayah Ciamis Kota.

26 Kasus Perlindungan Anak Terjadi di Ciamis & Pangandaran, Paling Banyak Terjadi di Ciamis Kota
internet
Ilustrasi Pemerkosaan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Dari 26 kasus kejahatan terhadap anak yang terjadi selama tahun 2018 paling banyak terjadi di wilayah Ciamis Kota (meliputi Kecamatan Ciamis, Sadananya dan Kecamatan Baregbeg) yakni 8 kasus.

Disusul kemudian Kawali dan Kalipucang  (3 kasus) serta Banjarsari, Panjalu dan Pangandaran (masing-masing 2 kasus).

“Selama tahun 2018, terjadi 26 kasus perlindungan anak di Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran yang merupakan wilayah hukum Polres Ciamis. Sebanyak 21 kasus di antaranya merupakan pencabulan/persetubuhan terhadap anak di bawah umur, berikut dua kasus sodomi dan tiga kasus penganiayaan terhadap anak. Angka tertinggi kasus perlindungan anak terjadi di wilayah Ciamis Kota, yakni delapan kasus,” jelas Wakapolres Ciamis Kompol Lalu Wira Sutriana yang didampingi Kasatreskrim  AKP Hendra Virmanto, Kasat Narkoba AKP Darli dan Kasubag Humas Iptu Hj Iis Yeni kepad para wartawan di POlres Ciamis, Jumat (28/12/2018) siang.

Dari 26 kasus kejahatan (seksual) terhadap anak tersebut paling banyak terjadi pada jam 12.00 sampai 18.00 (11 kasus), kemudian pukul 18.00-24.00 (6 kasus) dan pukul 00.00-06.00 ( 6 kasus).

“Kejahatan seksual terhadap anak tersebut kebanyakan terjadi antara pukul 12.00 sampai pukul 18.00. yakni saat anak sudah pulang sekolah. Kenyataan ini perlu menjadi perhatian orang tua, guru maupun lingkungan masyarakat,” ingatnya.

Dari 26 kasus pelanggaran terhadap UU No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak tersebut 25 kasus sudah diproses dan satu kasus masih dalam proses.

Sementara pada tahun 2017 juga telah terjadi 25 kasus kejahatan terhadap anak.

Tidak hanya kasus perlindungan anak, angka kasus kejahatan yang menonjol lainnya juga tinggi di wilayah Ciamis Kota seperti kasus curanmor (63 kasus dari 86 kasus se Ciamis dan Pangandaran) menyusul kemudian Lakbok (4), serta padaherang, Parigi dan Cisaga (masing-masing 3 kasus). Berikut kasus pencurian dengan pemberatan/curat (36 dari 82 kasus), penipuan (46 dari 79 kasus), dan penganiayaan (17 dari 28 kasus).

Kasus Kekerasan Perempuan & Anak di Cirebon Dinilai Tinggi, FPL WCC Mawar Balqis Rekomendasikan Ini

“Wilayah Polsek Ciamis Kota memang tinggi angka kejahatan yang menonjol seperti curanmor, curat, penipuan, penganiayaan dan kasus perlindungan anak,” ujar Wakapolres Ciamis Kompol Lalu Wira Sutriana.

Halaman
12
Penulis: Andri M Dani
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved