Bandung Bank BJB Pakuan Dipermalukan Jakarta BNI 46, Keputusan Kontroversial Wasit Bikin Pemain Down

Saat BJB mendapat poin 23 di set ketiga terdapat keputusan wasit yang dianggap Adik tidak tepat dan akhirnya timnya tersalip dan set tersebut dimenang

Bandung Bank BJB Pakuan Dipermalukan Jakarta BNI 46, Keputusan Kontroversial Wasit Bikin Pemain Down
lutfi ahmad mauludin/tribun jabar
Bandung Bank BJB Pakuan (membelakangi lensa) dipermalukan di rumahnya sendiri oleh Jakarta BNI 46 pada Proliga di GOR C-Tra, Kota Bandung, Minggu (23/12/2018). 

Laporan wartawan tribunjabar, lutfi ahmad mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tim tuan rumah Bandung Bank BJB Pakuan dipermalukan di rumahnya sendiri oleh Jakarta BNI 46, pada Proliga di GOR C-Tra, Kota Bandung, Minggu (23/12/2018).

Bandung Bank BJB Pakuan sempat memenangkan laga di set pertama 26-24, tapi di set kedua, ketiga dan keempat dimenangkan oleh BNI.

Set kedua Bandung Bank BJB Pakuan kalah 15-25, ketiga 23-25, dan keempat 19-24.

Alhasil, Bandung Bank BJB Pakuan kalah 1-3 dari tamunya.

Asisten manajer Bandung Bank BJB Pakuan, Adik Rega Pahla, mengaku banyak kesalahan yang dilakukan timnya di pertandingan tersebut, seperti dari passing.

"Di pertandingan sebelumnya tenaga kami sangat terkuras juga karena menjalani pertandingan hingga 5 set," ujar Adik, setelah pertandingan.

Adik mengungkapkan, pada pertandingan tersebut memang timnya kalah tapi kekompakan dan mental sudah bagus saat seri di Bandung ini.

Di pertandingan ini, Adik, mengaku kecewa dengan keputusan wasit yang dianggapnya tidak tepat dan merugikan timnya.

"Di set ketiga kami tidak puas dengan kepemimpinan wasit, harusnya itu masih bisa karena bola baru 3 kali bukan 4 kali, tapi wasit sudah meniup peluit," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved