Kesehatan

Makan Setelah Olahraga Bikin Tujuan Olahraga Sia-sia, Benarkah? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Alasan lain yang membuat orang tidak makan setelah berolahraga karena tidak mau olahraga yang dilakukannya menjadi sia-sia.

Makan Setelah Olahraga Bikin Tujuan Olahraga Sia-sia, Benarkah? Ini Penjelasan Ahli Gizi
Tribun Jabar/Fasko Dehotman
Teknik flying down dog pada olahraga floating yoga. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kebanyakan orang memilih untuk tidak makan setelah berolahraga, alasannya karena takut gemuk.

Apalagi jika sesi olahraga tersebut dilakukan pada malam hari.

Alasan lain yang membuat orang tidak makan setelah berolahraga karena tidak mau olahraga yang dilakukannya menjadi sia-sia.

Padahal, anggapan tersebut tidak tepat.

"Cara berpikir kebanyakan orang: saya olahraga untuk membakar kalori, dan lain-lain. Padahal, kalau setelah olahraga berat badan turun, itu bukan karena lemak berkurang tapi kita dehidrasi."

Hal itu diungkapkan oleh Sport Nutritionist sekaligus disease prevention Emilia Elfiranti Achmadi menjelaskan dalam sesi wawancara khusus bersama Bertolli di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (18/12/2018).

Menurutnya, tidak ada hubungan penurunan berat badan dengan makan atau tidak makan setelah berolahraga.

Lebih dari 30.000 Fasilitas Kesehatan Disiapkan Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Kepala Daerah dari Kader PDIP Paling Banyak Kena OTT KPK, Kata Setara Institute

Faktor yang membuat berat badan turun adalah ketika seseorang melakukan olahraga secara konsisten dan mengatur pola makan.

Olahraga dianjurkan setidaknya dua hari sekali atau seminggu tiga kali. Makan setelah olahraga pun tidak bermasalah untuk mengganti energi kita yang hilang setelah digunakan untuk berolahraga.

Hanya saja, porsi dan jenis makanan setelah olahraga perlu diperhatikan agar tetap seimbang.

Halaman
12
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved