Produk Rajut dari BUMdes Kudjang di Garut Dijual hingga Kalimantan dan Bali

Saat ini produk yang dihasilkan bukan hanya pesanan dari berbagai daerah di Jawa Barat. Tapi datang dari sejumlah daerah di luar Jawa Barat

Produk Rajut dari BUMdes Kudjang di Garut Dijual hingga Kalimantan dan Bali
Tribun Jabar/ Firman Wijaksana
Para ibu di Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Garut tengah membuat kerajinan rajut, Selasa (18/12/2018). Kerajinan rajut dikembangkan BUMDes Kudjang untuk memberdayakan masyarakat desa. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Hasil kerajinan rajut warga Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Garut, mulai diminati di berbagai daerah di Indonesia.

Meski perajin rajut sudah tersebar di 17 RW, jumlah produksi rajut belum bisa memenuhi permintaan pasar.

"Kami membentuk kelompok perajin yang ada di 17 RW. Cuma memang hasil produksinya belum maksimal," ujar Ketua BUMDes Kudjang, Desa Tegalpanjang, Otong, Selasa (18/12/2018).


Kerajinan rajut yang dikelola BUMDes, lanjutnya, memanfaatkan tenaga kerja dari kalangan ibu rumah tangga.

Pihaknya juga bekerja sama dengan ibu-ibu PKK di desa. Banyak produk yang dihasilkan dari kerajinan tangan rajutan benang.

Kembangkan Kerajinan Rajut, BUMDes Kudjang Jadi Proyek Percontohan

"Mulai dari aksesoris balita hingga kebutuhan sandang seperti sarung bantal kursi, karpet, hingga baju yang semuanya terbuat dari rajutan benang," katanya.

Produk yang dibuat, tuturnya, disesuaikan dengan kebutuhan permintaan.

Saat ini produk yang dihasilkan bukan hanya pesanan dari berbagai daerah di Jawa Barat. Tapi datang dari sejumlah daerah di luar Jawa Barat dengan tingkat permintaan cukup tinggi.

"Produk yang kami hasilkan ini dikirim ke Bontang, Kalimantan dan Denpasar. Kalau di Jawa Barat, hampir setiap daerah meminta produk dari kami," ucapnya.

Mengaku Dikendalikan dari Lapas, Kurir Narkoba Ditangkap Satnarkoba Polrestabes Bandung

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved