KTP Elektronik

Disdukcapil Kota Cimahi Musnahkan 5.301 KTP Elektronik [VIDEO]

SEBANYAK 5.031 keping Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) rusak atau invalid dimusnahkan...

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Sebanyak 5.031 keping Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) rusak atau invalid dimusnahkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi di Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi, Senin (17/12/2018).

Pemusnahan KTP-el dilakukan dengan cara dibakar dan saat pembakarannya turut dihadiri perwakilan dari kepolisian, Satpol PP dan Inspektorat Kota Cimahi.

Sekretaris Disdukcapil Kota Cimahi Yosephina Dewanti, mengatakan, sebelum dilakukan pemusnahan, petugas Disdukcapil Kota Cimahi mengumpulkan KTP-el tersebut dari tiga kecamatan kemudian dilakukan penghitungan.

"Setelah kami hitung total semuanya ada 5.301 keping dan itu didapatkan dari tiga kecamatan, Utara, Tengah dan Selatan dan ada juga dari dinas," ujarnya saat ditemui usai pemusanahan.

Pemusnahan tersebut, lanjutnya, dilakukan berdasarkan surat edaran dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 470.13/11176/SJ tentang Penataausahaan KTP elektronik yang rusak dan invalid.

"Sesuai surat edaran, bahwa sluruh blanko KTP-el invalid itu harus dimusnahkan dengan cara dibakar. Jadi kami melakukan itu sesuai intruksi Pak Menteri," katanya.

Tujuan pemusnahan itu, karena untuk mengantisipasi penyalahgunaan KTP-el jelang Pemilihan Umum (Pemilu) serta mencegah penyalahgunaan lainnya oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

"KTP yang invalid itu seperti pemiliknya sudah meninggal dan ada KTP yang sudah dicetak tapi tidak diambil-ambil oleh pemiliknya, sehingga harus dimusnahkan dengan cara dibakar sesuai instruksi pak menteri," katanya.

Selain dibakar, kata dia, pihaknya juga sudah melakukan pemotongan terhadap chip KTP-el tersebut. (*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved