Musim Hujan Bikin Pendapatan Juru Parkir di Cimahi Jadi Menurun, Orang Malas Keluar Rumah

endapatan juru parkir di Kota Cimahi saat musim hujan mengalami penurunan yang cukup signifikan karena pengunjung tempat keramaian sepi

Musim Hujan Bikin Pendapatan Juru Parkir di Cimahi Jadi Menurun, Orang Malas Keluar Rumah
tribunjabar/hilman kamaludin
Juru Parkir di Ramayana Kota Cimahi tengah merapikan kendaraan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Pendapatan juru parkir di Kota Cimahi saat musim hujan mengalami penurunan yang cukup signifikan karena pengunjung tempat keramaian sepi ketika turun hujan.

Seperti yang terlihat di tempat parkir Alun-alun Cimahi dan tempat parkir di sekitar Ramayana, saat hujan turun hanya beberapa kendaraan saja yang parkir atau tidak sepenuh biasanya. Orang malas keluar rumah.

Juru parkir di Ramayana Kota Cimahi, Tata Hasan Mustofa (54) mengatakan, pendapatan parkir saat musim hujan rata-rata hanya Rp 90 hingga Rp 80 ribu dalam satu hari.

"Tapi kalau bukan musim hujan pendapatan parkir bisa mencapai Rp 100 ribu dalam sehari. Jelas kalau musim hujan pendapatan menurun," ujarnya saat ditemui di Ramayana Kota Cimahi, Minggu (16/12/2018).

Bahkan, kata dia, dari penghasilan parkir itu sebagiannya harus disetorkan ke Dinas Perhubungan Kota Cimahi sebesar Rp 60 ribu, sehingga pendapatan bersihnya hanya Rp 20 hingga Rp 30 ribu dalam satu hari.

Berulangkali Gagal, Dua Peserta Liga Dangdut Indonesia 2 di Kota Bandung Ini Tetap Ikuti Audisi

"Kecuali kalau hari Minggu, pendapatan pasti lumayan. Kalau hari-hari biasa pengunjung juga hanya sedikit," ucapnya.

Hal senada dikatakan Karman (60), juru parkir yang lain, ia mengatakan saat musim hujan pendapatannya rata-rata hanya Rp 75 ribu dalam satu hari, padahal saat musim kemarau bisa diatas Rp 100 ribu.

"Kalau musim hujan pasti tahu lah, pengunjung keramaian yang ada tempat parkirnya selalu sepi. Jadi pendapatan pasti turun," katanya.


Ia mengatakan, pengendara yang membayar parkir, rata Rp 1.000, tetapi ada juga pengendara yang membayar Rp 2.000.

"Rata-rata pengendara yang membayar parkir Rp 2.000 tapi dalam aturan pemerintah untuk motor itu Rp 1000," katanya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved