KKB Tembak Pekerja Proyek di Papua

Polisi Sebut Senjata yang Digunakan KKB di Nduga Berasal dari Filipina dan Papua Nugini

Polisi juga menjelaskan bahwa KKB mendapatkan senjata dari Filipina melalui jalur laut.

Polisi Sebut Senjata yang Digunakan KKB di Nduga Berasal dari Filipina dan Papua Nugini
Facebook TPNPB
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melalui akun Facebook Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) memberikan pernyataan atas pembantaian puluhan pekerja PT Istaka Karya. 

Laporan Wartawan Gridhot.ID, Septiyanti Dwi Cahyani

TRIBUNJABAR.ID, NDUGA - Tragedi pembantaian pekerja pembangunan jembatan di Nduga, Papua yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB hingga kini masih menjadi perhatian publik.

Terutama bagi para tim gabungan yang diterjunkan langsung ke lokasi pembantaian yang dilakukan KKB.

Dilansir dari Kompas TV, kini Polisi telah memastikan senjata yang digunakan KKB untuk membantai para pekerja PT Istaka Karya yang sedang membangun infrastruktur di Nduga, Papua itu berasal dari Papua Nugini (PNG) dan Filipina.

Khususnya Filipina Selatan.

Dalam sebuah konferensi pers bersama awak media, Mabes Polri menyebut senjata yang digunakan kelompok bersenjata di Papua berasal dari pasar gelap dengan pemasok asal Papua Nugini dan Filipina.

Selain itu, KKB juga menggunakan senjata rampasan dari petugas di Papua.

"Senjata-senjata itu didapat dari jalur penyelundupan secara gelap, yang dilakukan oleh kelompok tersebut dengan membeli beberapa senjata di wilayah PNG maupun di wilayah Filipina, khususnya Filipina Selatan" jelas Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo dalam sebuah konferensi pers bersama awak media.

Polisi juga menjelaskan bahwa KKB mendapatkan senjata dari Filipina melalui jalur laut.

Sedangkan senjata dari Papua Nugini didapat melalui jalur darat.

Dari hasil penyelidikan, diketahui KKB setidaknya memiliki 25 pucuk senjata dengan berbagai merek.

Sebagian besar di antaranya adalah senjata berjenis laras panjang. 

Dan hingga kini, tim gabungan masih terus melakukan pencarian anggota KKB lainnya yang masih bersembunyi di hutan.(*)

Editor: Ravianto
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved