Dubes Amerika Serikat untuk PBB : Bagaimana pun MBS Bertanggung Jawab atas Kasus Jamal Khashoggi
Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Nikki Haley, menyebut MBS bagaimana pun bertanggung jawab dalam kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.
TRIBUNJABAR.ID, NEW YORK - Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Nikki Haley, menyebut Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, bagaimana pun bertanggung jawab dalam kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.
Dikutip Tribun Jabar dari Kompas.com, dalam kesempatan wawancara dengan stasiun televisi NBC, pada Rabu (12/12/2018), Haley menyampaikan pendapatnya saat ditanya soal pihak yang harus bertanggung jawab dalam kasus pembunuhan Jamal Khashoggi.
"Itu adalah pemerintahan Saudi, dan MBS adalah kepala pemerintahan Saudi," kata Haley seperti dilansir The New Arab.
"Jadi mereka semua bertanggung jawab. Tidak ada yang bisa berlalu tanpa mempertanggungjawabkannya. Tidak secara individu, maupun pemerintah," tambahnya.
Pendapat Haley, yang telah mengumumkan akan mengundurkan diri dari jabatan dubes AS itu, berbeda dengan pernyataan Presiden Donald Trump.
Haley mengumumkan pada Oktober bahwa dia akan meninggalkan pemerintahan pada akhir 2018.
Sebelumnya, Presiden Donald Trump menyatakan, dirinya akan tetap mendukung Pangeran Mahkota Arab Saudi meski telah menjadi sorotan masyarakat internasional atas kasus pembunuhan Khashoggi.
Trump menolak mengomentari apakah MBS, julukan pangeran mahkota Saudi, bertanggung jawab dalam kasus pembunuhan jurnalis itu.
"Dia adalah pemimpin Kerajaan Arab Saudi. Mereka adalah sekutu yang sangat potensial," kata Trump dalam sebuah wawancara di Ruang Oval.
• Muncul Transkrip Audio Pembunuhan Keji Jamal Khashoggi, Pelaku Memutilasi Sambil Dengar Musik
• Jamal Khashoggi dan Meghan Markle Juga Donald Trump Masuk 10 Nominasi Person of the Year
• Barbie Kumalasari Nyaris Gampar-gamparan dengan Ponakan Dewi Perssik, Rosa Meldianti, Ini Masalahnya
Trump mengonfirmasi jawabannya saat ditanyakan apakah mendukung Saudi sama dengan mendukung sang putra mahkota.
"Ya, di momen seperti ini, jelas seperti itu," tuturnya.
Khashoggi dibunuh pada 2 Oktober saat mendatangi kantor Konsulat Saudi di Istanbul untuk mengurus dokumen pernikahan.
Berdasarkan keterangan dari sumber penyelidik Turki, Khashoggi dibunuh oleh tim beranggotakan 15 orang dan jenazahnya dimutilasi serta dilarutkan menggunakan zat asam.
Pemerintah Arab Saudi membantah tuduhan yang menyebut keterlibatan MBS dan mengumumkan telah menahan 21 orang yang diduga sebagai pelaku maupun yang terlibat dalam pembunuhan Khashoggi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Duta Besar AS untuk PBB Sebut MBS Bertanggung Jawab atas Pembunuhan Khashoggi"