Berikut 13 Titik Rawan Banjir di Kota Bandung versi Diskar PB

Kepala Diskar PB Kota Bandung, Ferdi Ligaswara, menyebut kebanyakan daerah langganan banjir ada di area pemukiman dekat aliran sungai.

Berikut 13 Titik Rawan Banjir di Kota Bandung versi Diskar PB
Tribun Jabar
Ilustrasi- Kepala Diskar PB Kota Bandung, Ferdi Ligaswara, menyebut kebanyakan daerah langganan banjir ada di area pemukiman dekat aliran sungai. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung mencatat ada 13 titik daerah rawan banjir di beberapa wilayah Kota Bandung.

Catatan ini menjadi sangat penting terutama selama musim hujan, termasuk selama Desember ini.

Kepala Diskar PB Kota Bandung, Ferdi Ligaswara, menyebut kebanyakan daerah langganan banjir ada di  area pemukiman dekat aliran sungai.

"Daerah Cikapundung, Citepus, Cinambo, Cipamokolan. Genangan yang kerap terjadi di Gedebage, Buah Batu, Cibaduyut, Kopo, Ibrahim Adjie, Cicadas, Cisaranten, Antapani, Rajawali, dan lainnya," ujar Ferdi kala dihubungi Tribun Jabar melalui ponselnya, Kamis (13/12/2018).

Ferdi Ligaswara menjelaskan, faktor utama genangan yaitu karena debit air yang tinggi akibat tingginya curah hujan.

Kendaraan Roda Dua Mogok saat Terobos Banjir di Jalan Stasiun Timur Kota Bandung

Mobilnya Ditelan Banjir Setinggi 1,5 Meter, Sopir Ini Diselamatkan Warga Karasak Bandung

Karakteristik banjir di Bandung, kata Ferdi Ligaswara, air relatif tidak menggenang terlalu lama.

Ia mengatakan tetap penting untuk mengantisipasi dan mewaspadai potensi banjir yang lebih besar karena hujan yang datang dari kawasan bandung utara (KBU), Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. 

"Limpahan air yang mengairi di titik sungai yang rendah bisa terjadi luapan genangan bahkan longsor. Bisa jembatan jebol, bantaran DAS maupun kali serta tebing. Selain itu diwaspadai pohon tumbang," ujar Ferdi Ligaswara.

Menurutnya, masyarakat di sekitar wilayah yang rawan banjir dan sekitar ribuan penduduk yang bagian dapur rumahnya menghadap ke DAS maupun DAK mesti berhati-hati ketika hujan lebat.

"Apabila butuh bantuan kami menyiapkan tim rescue 113 yang dilengkapi perahu karet, mesin pompa. dan kelengkapan lainnya. Ketika terdeteksi ada luapan banjir dan genangan kami lakukan langkah cepat," kata Ferdi Ligaswara.

Penulis: Ery Chandra
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved