Calon Anggota Legislatif Harus Menahan Diri, Jangan Pasang Alat Peraga Kampanye di Sembarang Tempat

Calon anggota legislatif harus mampu mengontrol diri agar tak memasang alat peraga kampanye di sembarang tempat.

Calon Anggota Legislatif Harus Menahan Diri, Jangan Pasang Alat Peraga Kampanye di Sembarang Tempat
TribunJabar.id/Hakim Baihaqi
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumedang bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang, melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) calon legislatif DPRD kabupaten, DPRD provinsi, DPR RI, dan DPD Jawa Barat, Kamis (6/12/2018). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Pusat Studi Politik dan Demokrasi Universitas Padjajaran (Unpad), Ari Ganjar Herdiansyah, mengatakan, semua calon anggota legislatif harus mampu mengontrol diri terkait menarik hati para pemilih.

Ari Ganjar Herdiansyah mengatakan, akibat tidak dapat mengontrol diri, alat peraga kampanye (APK) dipasang di sembarang tempat dengan dalih memamaparkan visi dan misi calon anggota legislatif kepada masyarakat pemilih.

"Kalau pertanyaannya meraih hati, belum tentu, tapi tujuannya lebih ke memperkenalkan diri tentu dengan harapan, nama mereka dapat diingat oleh masyarakat," kata Ari Ganjar Herdiansyah melalui pesan singkat, Senin (10/12/2018).

Menjelang pemilu 2019, terpasang baliho para calon anggota legislatif berbagai ukuran di sejumlah tempat, baik zona yang telah ditentukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) atau pun tempat terlarang.

Ari Ganjar Herdiansyah menambahkan, semua calon anggota legislatif untuk bisa mengontrol semua aspek dalam proses kampanye, salah satunya mematuhi rambu-rambu yang telah diatur dalam peraturan mau pun undang-undang.

"Jangan sampai mendegradasi estetika ruang publik juga," kata Ari Ganjar Herdiansyah.

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumedang, Ade Sunarya, mengatakan semua peserta pemilihan umum 2019, baik calon anggota legislatif kabupaten, provinsi, DPR RI, dan DPD RI, untuk memasang alat peraga kampanye (APK) sesuai peraturan yang berlaku.

Berdasarkan peraturan KPU No 23 tahun 2018 Pasal 32 dan 34, alat peraga kampanye dilarang dipasang di tempat ibadah, tempat pelayanan kesehatan, gedung pemerintah, dan lembaga pendidikan.

Namun, dari hasil pemantauan oleh Bawaslu Kabupaten Sumedang, sejumlah peserta pemilu masih melakukan pelanggaran, karena memasang alat peraga kampanye di area terlarang.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved