Berbalas Tanggapan Soal Netralitas, Hengky Sebut Miliki Rekaman Suara Bukti ASN Tak Netral

Aa Umbara dan Hengky Kurniawan saling 'berbalas pantun' terkait netralitas ASN menjelang pemilu 2019 meskipun keduanya membantah adanya perselisihan

Berbalas Tanggapan Soal Netralitas, Hengky Sebut Miliki Rekaman Suara Bukti ASN Tak Netral
ISTIMEWA
Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan meninjau Pasar Curug Agung Baru, Padalarang, Rabu (31/10/2018). Hengky menjaring aspirasi para pedagang yang mempermasalahkan masih beroperasinya Pasar Curug Agung Lama yang ada di depan Stasiun KA Padalarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Permasalahan netralitas aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bandung Barat masih hangat menjadi perbincangan di Bandung Barat, antara bupati dengan wakilnya, Aa Umbara dan Hengky Kurniawan.

Keduanya saling berbalas pantun (pendapat) terkait netralitas ASN menjelang pemilu 2019 meskipun keduanya membantah perselisihan tersebut.

Awalnya, Hengky Kurniawan menyoroti sikap ASN yang khawatir masuk ke wilayah politik praktis di Pemilu 2019, dan meminta untuk berhati-hati mereka terjebak dalam politik praktis dengan menjadi agen atau tim sukses salah satu paslon.


Selanjutnya, Aa Umbara pun menanggapi pernyataan Hengky Kurniawan. Menurut Aa, para ASN sudah memahami aturan terkait netralitas sehingga tak perlu ada peringatan atau imbauan kembali.

"Jika saya bilang ada indikasi keterlibatan ASN dengan salah satu parpol itu karena ada laporan dari masyarakat. Jadi, ya saya ingatkan takut mereka lupa," katanya di Ngamprah, Sabtu (8/12/2018).

Ratusan Personel Polres Cirebon Kota Siap Amankan Natal dan Tahun Baru 2019

Hengky mengaku bahwa dirinya menerima laporan dari masyarakat berupa rekaman suara terkait keterlibatan ASN, sehingga kata Hengky jika itu dibuka ke publik maka ASN tersebut akan rugi.

"Saya berusaha mengingatkan bahwa ini ada laporan dari masyarakat. Tapi saya belum sempat berkomunikasi langsung dengan Pa Bupati, karena waktu ditelpon tidak diangkat karena barangkali sedang sibuk," ujarnya.

Pendidikan Vokasi Belum Penuhi Target Kebutuhan Dunia Kerja Digital di Era Teknologi

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved