Deretan Artis Terkenal Ketahuan Endors Kosmetik Oplosan Ilegal, Dibayar Rp 7-15 Juta Per Pekan

Keenam artis itu disebut polisi menerima fee endors Rp 7 juta hingga 15 juta per pekan.

Deretan Artis Terkenal Ketahuan Endors Kosmetik Oplosan Ilegal, Dibayar Rp 7-15 Juta Per Pekan
Tribun Jatim
Polda Jatim rilis kasus temuan rumah produksi kosmetik ilegal di Kediri, Selasa (4/12/2018).

TRIBUNJABAR.ID - Sejumlah artis terkenal disebutkan menjadi pengendors kosmetik oplosan ilegal merek Derma Skin Care (DSC).

Deretan artis itu berinisial VV, NR, MP, NK, DJB, dan DK.

Keenam artis itu disebut polisi menerima fee endors Rp 7 juta hingga 15 juta per pekan.

Endors oleh para artis ini dibuatkan dalam bentuk foto sang artis dan produk kosmetik oplosan ilegal.

Oleh karena itu, pihak kepolisian akan memanggil deretan artis terkenal itu untuk diminta keterangan.

Kosmetik oplosan ilegal Derma Skin Care ini diungkap Polda Jatim.

Produsen Derma Skin Care pun sudah dijadikan tersangka.

Derma Skin Care ini dianggap sebagai produk ilegal karena belum memiliki izin edar dari BPOM dan Dinas Kesehatan.

Dilansir Tribun Jabar dari Surya Malang, polisi telah mengumpulkan 1600 produk kosmetik oplosan ilegal sebagai barang bukti.

Produk kosmetik oplosan ilegal itu seperti bedak, krim wajah dan pembersih wajah, serum, hingga masker.

Dikutip dari Kompas, produk itu diracik menggunakan campuran kosmetik dari merek ternama.

Merek yang digunakan seperti Viva Lotion, Mustika Saru, Vassseline, Marcks Beauty Powder, dan masih banyak lagi.

Pemilik Derma Skin Care bahkan memproduksi obat-obatan untuk kecantikan.

Penulis: Widia Lestari
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved