XTC, Brigez, Moonraker dan GBR, Deklarasi Komitmen Jaga Ketertiban di Mapolrestabes Bandung

di Mapolrestabes Bandung, Kamis (6/12/2018). Mereka yang hadir adalah anggota Ormas XTC, Brigez, Moonraker dan GBR.

XTC, Brigez, Moonraker dan GBR, Deklarasi Komitmen Jaga Ketertiban di Mapolrestabes Bandung
Tribunjabar/Mega Nugraha
Deklarasi Ormas XTC, Brigez, Moonraker, GBR jaga kondusivitas Kota Bandung di Mapolrestabes Bandung, Kamis (6/12/2108). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG -‎ Sejumlah anggota Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang semula merupakan komunitas motor mendeklarasikan diri menjaga Kota Bandung dari segala gangguan keamanan di Mapolrestabes Bandung, Kamis (6/12/2018). Mereka yang hadir adalah anggota Ormas XTC, Brigez, Moonraker dan GBR.

Deklarasi sebagai langkah lanjutan pascainsiden keributan sesama komunitas motor di perbatasan Kota Bandung dan Cimahi melibatkan dua komunitas motor belum lama ini. Pascakejadian, beragam pesan berantai konflik sesama komunitas motor menyebar.

Deklarasi dipimpin Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema. Ia‎ mengatakan, komunitas motor merupakan langkah positif generasi muda untuk menyalurkan hobi.

"Tapi wadah ini jadi tidak baik jika terjadi masalah sosial antar sesama komunitas motor. Padahal kita sama-sama warga Kota Bandung,"‎ ujar Irman.

Breaking News, Video Kepanikan Warga Saat Gempa 5,3 SR Guncang Mataram dan Lombok Pagi Ini

Menurut Irman, pepatah orang tua mengatakan setiap orang harus silih asah silih asuh silih asih. Pesan kebaikan itu sudah disampaikan sejak lama. Karena itu, pesan kebaikan itu harus dipegang teguh oleh setiap orang tidak terkecuali anggota komunitas motor.

"Nah pesan-pesan kebaikan dari orangtua yang baik dan sudah ada sejak lama itu, tentunya jadi estafet bagi kita semua untuk menjaga Kota Bandung yang kondusif," ujarnya.


Ia menekankan agar semua komunitas di Kota Bandung untuk menjaga Kota Bandung tetap kondusif. "Hilangkan permusuhan, persaingan negatif yang melahirkan korban jiwa karena itu dosa menurut agama dan dari hukum negara ada sanksi pidana," ujarnya.

Polisi tidak segan untuk ‎menindak tegas jika kejadian serupa di perbatasan Kota Bandung dan Cimahi itu terulang kembali.

"Tentu saja, kami tidak akan segan, tindak tegas sesuai aturan yang berlaku," ujarnya. Pada kesempatan itu, mereka menandatangani pernyataan yang salah satunya berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban Kota Bandung.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved