Selama Ditahan di Lapas Sukamiskin, Fuad Amin Imron Kerap Bermalam di Satu Rumah di Dago Ini

Terpidana kasus suap jual beli gas alam yang juga mantan Bupati Bangkalan, Fuad Amin Imron disebut jaksa KPK turut memberi gratifikasi

Selama Ditahan di Lapas Sukamiskin, Fuad Amin Imron Kerap Bermalam di Satu Rumah di Dago Ini
Tribunjabar/Mega Nugraha
Menurut Jaksa KPK rumah di Jalan Ir H Djuanda atau Dago, Kota Bandung, ini pernah menjadi tempat bermalam Fuad Amin Imron, narapidana kasus korupsi yang ditahan di Lapas Sukamiskin, Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Terpidana kasus suap jual beli gas alam yang juga mantan Bupati Bangkalan, Fuad Amin Imron disebut jaksa KPK turut memberi gratifikasi pada mantan Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen. Hal itu terungkap dalam sidang dakwaan jaksa KPK pada Wahid Husen di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (5/12/2018).

Fuad Amin Imron merupakan warga binaan di Lapas Sukamiskin dan menjalani pidana penjara selama 13 tahun ‎dalam kasus tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang.

Jaksa KPK, Kresno Anto Wibowo dalam pembacaan dakwaannya mengatakan, dalam kurun waktu Maret hingga Mei 2018, terdakwa memberikan kemudahan dalam hal izin keluar lapas untuk Fuad Amin Imron. Di antaranya izin berobat keluar lapas pada 21 Maret 2018 dengan alasan berobat di Rumah Sakit Dustira, Cimahi.

"Padahal terdakwa mengetahui izin keluar lapas disalahgunakan Fuad untuk menginap di rumahnya, yakni dengan cara mobil ambulans yang dibawa Ficky Fikri selaku staf keperawatan Lapas Sukamiskin, tidak menuju RS Dustira melainkan hanya mengantar sampai di parkiran RS Hermina Bandung," ujar jaksa.

Jalan Nasional di Naringgul Cianjur Ambles Sepanjang 80 Meter, Satu Rumah Warga Nyaris Ambruk

Setibanya di parkiran RS Hermina, Fuad pindah ke mobil Avanza warna silver yang ‎sudah menunggunya. "Selanjutnya Fuad Amin pergi bermalam di rumahnya di Jalan Ir H Djuanda Nomor 175, Dago, Kota Bandung," katanya.

Fakta itu sempat mencuat pada Februari 2018 sebelum operasi tangkap tangan KPK pada Wahid Husen. Beredar kabar bahwa Fuad Amin kerap mengunjungi rumah di Jalan Ir H Djuanda Nomor 175 itu.

"Pak Fuad Amin enggak di sini, kan dia di dalam (Lapas Sukamiskin)," ujar Deddy pria berusia sekitar 50 tahun-an saat ditemui di rumah yang berada di gapura putih tersebut, Rabu (13/2/2018).


Rumah itu saat dikunjungi dijaga dua orang. Deddy dan seorang pria bernama Rudi berusia sekitar 38 tahun-an. Keduanya mengenal Fuad‎ namun tidak menjelaskan bagaimana keduanya bisa mengenal terpidana kasus korupsi itu.

"Ya kenal, tahu. Tahu di berita-berita TV saja. Ini rumah ibu, kerja di Jakarta," kata Rudi meyakinkan dan tidak menyebut siapa pemilik rumah dengan dua lantai tersebut.

Pantauan Tribun, rumah tersebut tepat berada sekitar 200 meter sebelum perempatan Jalan Ir H Juanda-Dipati Ukur. ‎Di halaman, terdapat mobil warna putih jenis SUV dengan plat nomor D 1776 AFC dan mobil jenis MPV dengan plat nomor D 1263 TOY.

"Di rumah ini enggak ada siapa-siapa. Enggak ada Pak Fuad. Saya enggak tahu Pak Fuad pernah ke sini atau tidak," ujar Deddy.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved