Jalan Ambles

Jalan Nasional di Naringgul Cianjur Ambles Sepanjang 80 Meter, Satu Rumah Warga Nyaris Ambruk

Amblesnya jalan terjadi di kilometer 216+500 tepatnya di Kampung Cigaru RT 04/05, Desa Wangunjaya, Kecamatan Naringgul.

Jalan Nasional di Naringgul Cianjur Ambles Sepanjang 80 Meter, Satu Rumah Warga Nyaris Ambruk
istimewa
Jalan Naringgul-Cidaun di Kabupaten Cianjur, ambles 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Jalan nasional yang menghubungkan Cidaun-Naringgul di Kabupaten Cianjur ambles sedalam 30 centimeter dengan panjang 80 meter. Amblesnya jalan terjadi di kilometer 216+500 tepatnya di Kampung Cigaru RT 04/05, Desa Wangunjaya, Kecamatan Naringgul.

Amblesnya jalan diduga akibat terjadi pergerakan tanah. Selain jalan, tiga rumah warga juga mengalami retak satu di antaranya hampir roboh.

Ada dua titik jalan nasional yang ambles akibat pergerakan tanah yang dipicu akibat intensitas curah hujan yang tinggi. Rumah yang hampir roboh tercatat milik Madun (40).

Kepala Desa Wangunjaya, Ataz (58), mengatakan, pergerakan tanah juga telah mengancam beberapa rumah milik warga.

"Pergerkan tanah di Kampung Cigaru RT 04/05, Desa Wangunjaya, mengakibatkan jalan nasional ambles, lalu ada rumah yang sudah terkena dampak dan kini bangunan rumahnya juga sudah mau ambruk malahan atap dapur belakang gentingnya sudah ambruk," ujar Atas, Kamis (6/12/2018).

Ia memohon kepada pihak PUPR Binamarga baik provinsi dan pusat untuk segera memperbaiki kerusakan jalan dan rumah yang ikut rusak.

"Kalau tak segera diperbaiki akan berbahaya terutama para pengguna jalan yang akan melewati jalur Naringgul-Cidaun baik yang tujuan ke Bandung atau sebaliknya yang tujuan ke Cianjur selatan, belum lagi terkait rumah rumah warga yang sudah terkena dampak. Kami sudah berkoordinasi dengan kecamatan untuk segera melaporkan ke pihak BPBD," ujarnya.

XTC, Brigez, Moonraker dan GBR, Deklarasi Komitmen Jaga Ketertiban di Mapolrestabes Bandung

Pihaknya segera mengungsikan pemilik rumah yang terkena dampak pergerakan tanah karena dikhawatirkan apabila hujan terus menerus dan airnya masuk ke dalam lubang tanah yang sudah ambles maka akan tejadi longsor susulan.

Jadi untuk sementara warga yang sudah terkena dampak akan kami ungsikan dulu dan yang masih terancam harap berjaga dan waspada," katanya.

Anggota BPBD Cianjur, Wahyu, mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendataan dan mengimbau kepada warga jika hujan turun dengan lebat untuk menjauh dari lokasi bencana

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved