Ini Manfaat Kartu Tani Bagi Petani Setelah Kuotanya Diisi

Kartu Tani yang merupakan program pemerintah ternyata banyak manfaatnya bagi para petani jika kuota dalam kartu tersebut sudah terisi.

Ini Manfaat Kartu Tani Bagi Petani Setelah Kuotanya Diisi
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna Menyerahkan Kartu Tani secara simbolis kepada petani pada 28 Desember 2017. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Kartu Tani yang merupakan program pemerintah melalui Kementerian Pertanian ternyata banyak manfaatnya bagi para petani jika kuota dalam kartu tersebut sudah terisi.

Kepala Bidang Pertanian, Dinas Ketahan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi, Mita Mustikasari menjelaskan, manfaat yang dapat diperoleh para petani yakni memperoleh pupuk bersubsidi sesuai kuota yang diberikan.

"Selain itu bisa meningkatkan produk pangan dan komoditas pertanian, serta mendorong penerapan pemupukan berimbang," ujarnya saat dihubungi, Kamis (6/12/2018).

Dari sisi, kata dia, Kartu Tani ini akan memudahkan para petani termasuk di Kota Cimahi mendapatkan saluran pupuk bersubsidi, dan berbagai fasilitas kredit usaha rakyat lainnya.

Bahkan kartu tani akan memudahkan pemerintah dalam mengontrol peredaran pupuk di Indoneaia dan cara ini dinilai paling praktis dan efisien bagi petani karena transaksinya tidak begitu sulit.

"Bisa menjadi lebih mudah mengontrol distribusi pupuk dan proses pertumbuhan tanaman, dan hasil produksi pertanian yang sedang dijalankan para petani," kata Mita.

Kartu Tani Program Pemerintah untuk Beli Pupuk Belum Bisa Dipakai Petani di Cimahi, Ini Penyebabnya

Dispangtan Kota Cimahi Belum Bisa Pastikan Kapan Kuota Kartu Tani Akan Diisi

Ia mengatakan kartu tani ini juga berlaku untuk selamanya, hanya tinggal setiap tahun alokasi kebutuhan pupuknya diperbaharui.

Sementara untuk petani yang belum terdata sebagai penerima kartu tani, kata dia, akan didaftarkan kedalam Sistem Penyuluhan Pertanian (Simluhtan).

"Itu untuk pengalokasian kebutuhan pupuk sesuai Rencana Definitif kebutuhan kelompok (RDKK) pupuk bersubsidi. Setelah itu diajukan ke bank mandiri untuk diterbitkan kartu tani," kata Mita.


Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved