Ijazah Sani Sudah Diambil dari SMKN 3 Cimahi, Tak Perlu Bayar Tunggakan DSP Rp 900 Ribu

Ijazah milik Muhammad Sani Hidayat alumnus SMKN 1 Cimahi akhirnya bisa diambil dari sekolahnya setelah sempat tertahan sejak 2014

Ijazah Sani Sudah Diambil dari SMKN 3 Cimahi, Tak Perlu Bayar Tunggakan DSP Rp 900 Ribu
istimewa
Surat pernyataan Muhammad Sani Hidayat yang belum menerima ijazah. Kini Sani telah menerima ijazahnya 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Ijazah milik Muhammad Sani Hidayat alumnus SMKN 3 Cimahi akhirnya bisa diambil dari sekolahnya setelah sempat tertahan sejak 2014 karena menunggak dana sumbangan pendidikan (DSP) sebesar Rp 900 ribu.

Anak dari Misbah Syarif Hidayat (42) itu sempat kesulitan mencari kerja karena ijazahnya belum bisa diambil selama empat tahun dari sekolah tersebut.

Namun saat ini, warga Desa Cilame RT 7/10, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat itu bisa merasa lega karena ijazah yang diambil pada Kamis (6/12/2018) akan digunakan untuk mencari pekerjaan.

Misbah mengatakan, ijazah Muhammad Sani Hidayat bisa diambil berkat bantuan dari pihak Desa Cilame yang telah membantunya untuk mengambil ijazah secara gratis.

"Alhamdulillah tadi pagi (Kamis) ijazahnya sudah bisa diambil tanpa membayar tunggakan DSP sebesar Rp 900 itu," ujar Misbah saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (6/12/2018).

Pertama Kalinya Dibeberkan Ruben Onsu, Video Saat Rumahnya Mendadak Gelap, Ada yang Janggal

Sebelumnya, Misbah memang tidak bisa melunasi tunggakannya karena ia hanya bekerja sebagai penjahit dengan penghasilan yang pas-pasan, terlebih ia harus membiayai ketiga anaknya.

Namun, kata dia, berkat bantuan pihak desa dan kebijaksanaan dari pihak sekolah, ia tidak harus mengeluarkan uang untuk membayar tunggakan dana DSP tersebut.

"Terima kasih untuk bantuannya, berkat bantuan semua pihak tunggakan DSP itu digratiskan oleh pihak sekolah," katanya.

Kepala SMK Negeri 3 Cimahi, Mulyono, menbenarkan, bahwa pihak sekolah memang memberikan kebijakan untuk Misbah dengan menggartiskan tunggakan DSP, agar ijazah anaknya bisa diambil.

Dua Pekan, Pengedar dan Pemakai Narkoba Diciduk Polisi di Kota Tasikmalaya, Modus Pelaku Seperti Ini

"Betul sudah beres, ijazahnya sudah diambil tadi pagi secara gratis. Kita memang tidak pernah menahan ijazah yang siswanya sudah lama lulus," katanya.

Namun saat itu, ada kesalahan komunikasi antara bendahara SMKN 3 Cimahi dengan Misbah yang harus melunasi tunggakan DSP, padahal pihak sekolah kerap membantu warga yang kurang mampu, terutama yang memiliki tunggakan.

"Kalau saja dari dulu Pak Misbah datang ke sekolah dan komunikasi dengan orang yang tepat untuk mengambil ijazah pasti kita berikan, apalagi kondisinya memang kurang mampu," katanya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved