Dua Pekan, Pengedar dan Pemakai Narkoba Diciduk Polisi di Kota Tasikmalaya, Modus Pelaku Seperti Ini

pengedar dan pengguna narkoba jenis sabu-sabu, ganja dan pil psikotropika yang beroperasi di wilayah Kota Tasikmalaya.

Dua Pekan, Pengedar dan Pemakai Narkoba Diciduk Polisi di Kota Tasikmalaya, Modus Pelaku Seperti Ini
Tribun Jabar/Isep Heri
Menjelang Natal dan Tahun Baru, Kepolisian Polres Tasikmalaya Kota akan gencar melakukan razia untuk meminimalisir peredaran miras, Kamis (6/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Dalam waktu kurang dari dua pekan, Satuan Reserse Narkoba Polres Tasikmalaya Kota mengamankan lima tersangka pengedar dan pengguna narkoba jenis sabu-sabu, ganja dan pil psikotropika yang beroperasi di wilayah Kota Tasikmalaya.

"Kami dari 23 November sampai 2 Desember melalui operasi antinarkotika 2018, Alhamdulillah kami bisa mengungkap peredaran narkotika di wilayah Kota Tasikmalaya. Dari lima tersangka yang diamankan beberapa di antaranya pengedar ada juga spengguna," jelas Wakapolres Tasikmalaya Kota, Kompol Widi Setiawan, saat gelar konferensi pers di Mapolres Kamis (6/12/2018) Siang.

Kelima tersangka yang diamankan berasal dari tiga jaringan di antaranya, YM alias Sules, DD alias Adong, AS alias Edo, RH dan RP.

"Dari kelimanya merupakan beda jaringan, untuk peredaran ketiga jaringan kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui bandar yang mengendalikannya," tutur Widi.

Menurut Widi, dari lima tersangka yang diamankan beberapa di antaranya merupakan residivis di kasus yang sama.

Dari para tangan tersangka, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang di antaranya 25 gram sabu, 1,5 gram ganja dan 57 butir pil golongan psikotropika.

Mang Oded Tanam Ribuan Pohon Mangga, Jambu, dan Nangka di Kawasan Punclut Kota Bandung

Barang haram tersebut terlihat sudah dalam kemasan paket kecil siap edar, selain itu diamankan juga sejumlah alat hisap sabu.

Dalam mengedarkan barang ilegal tersebut, dijelaskan Widi menggunakan metode tempel.

"Saat bertransaksi paket ditempel di tiang listrik, di pohon atau di lokasi yang telah ditentukan melalui komunikasi via telepon. Paket ditandai menggunakan bungkus kopi, balon ataupun bungkus rokok," jelas Kompol Widi Setiawan.

Kisah Pemenang Duta Kampus Unpad, Farhana Nariswara Wisandana, Membawa Misi Seperti Ini

Para tersangka yang sudah diamankan bakal dijerat undang-undang Narkotika dengan pasal yang berbeda-beda.

"Ancamannya ada pasal 111, 112, 114 Uu 35 2009 tentang narkotika, minimal kurungan 4 sampai 5 tahun. Sedangkan untuk psikotrofika, pasal 62 UU Psikotropika minimal kurungan 4 tahun," kata dia.

Kompol Widi menambahkan, menjelang Natal dan Tahun baru, kepolisian berkomitmen dengan pemerintah dan BNN untuk melakukan sejumlah razia di berbagai tempat untuk meminimalisir peredaran Narkotika di Kota Tasikmalaya.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved