Cokelat dari Daun Kelor, Kreasi Mahasiswa Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia Bandung

melalui Unit Usaha Mahasiswa STFI, berinovasi membuat kreasi cokelat diolah berbahan berasal sumber daya alam, yaitu daun kelor.

Cokelat dari Daun Kelor, Kreasi Mahasiswa Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia Bandung
tribunjabar/hilda rubiah
Sajian Cokelat dan Cookies Kelor Kemasan Produk Unit Usaha STFI 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilda Rubiah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia (STFI) telah melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) tiga bulan lalu pada (31/7/2018) sampai (30/8/2018) di Desa Pasarsalam, Kecamatan Mangunreja, Tasikmalaya.

Mengusung tema “Pengolahan sumberdaya alam menjadi produk bernilai guna lebih baik dan nilai jual lebih tinggi”, mahasiswa KKNM tersebut melalui Unit Usaha Mahasiswa STFI, berinovasi membuat kreasi cokelat diolah berbahan berasal sumber daya alam, yaitu daun kelor.

Yunita Melianasari, Staf Unit Bagian Usaha Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia, menjelaskan diipilihnya kelor menjadi satu di antara sumber daya alam yang diolah karena kelor merupakan tanaman yang telah terbukti memiliki banyak manfaat dan khasiat.

"Tanaman yang mudah tumbuh pada daerah tropis dan subtropis, dan juga mudah tumbuh pada semua jenis tanah dan tahan terhadap musim kering, ini berarti kelor tidak hanya terdapat di Indoneisa saja, tetapi juga banyak terdapat di mancanegara," ujar Yunita Melianasari, Staf Unit Bagian Usaha STFI kepada Tribun Jabar saat ditemui di Kampus STFI Bandung Jalan Soekarno Hatta No 354 Batununggal Kota Bandung, Rabu (5/12/2018).

Yuni mengungkapkan Kelor rupanya sudah sangat terkenal di seluruh dunia dan WHO (World Health Organization) telah memperkenalkan kelor sebagai salah satu pangan alternatif untuk mengatasi masalah gizi (malnutrisi), selain itu daun kelor juga dikenal sebagai suplemen yang kaya zat gizi untuk ibu menyusui dan anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Selama Ditahan di Lapas Sukamiskin, Fuad Amin Imron Kerap Bermalam di Satu Rumah di Dago Ini

Karena kandungan nilai gizi nya yang tinggi dan banyak sekali manfaatnya bagi kesehatan maka daun kelor mendapat julukan sebagai Mother’s Best Friend.

Menurutnya kandungan yang terdapat dalam kelor seperti tertulis dalam jurnal hasil penelitian Khawaja Tahir Mahmood yang berjudul “Moringa oleifera : a Natural Gift-A Review” menyatakan bahwa daun kelor mengandung vitamin C setara vitamin C dalam 7 jeruk, vitamin A setara vitamin A pada wortel, kalsium setara dengan kalsium dalam 4 gelas susu, potassium setara dengan yang terkandung dalam 3 pisang, dan protein setara dengan protein dalam 2 yoghurt.

Selain itu lanjut dia menjelaskan menurut hasil penelitian Arun Kumar Das, dkk yang berjudul “Moringa oleiferia leaves extract: a natural antioxidant for retarding lipid peroxidation in cooked goat meat patties” pada tahun 2011 menyatakan bahwa daun kelor mengandung antioksidan tinggi dan antimikroba.

Karena banyaknya manfaat daun kelor bagi kesehatan maka mahasiswa STFI berkreasi membuat pangan olahan dari daun kelor yaitu kue kering (cookies) kelor dan cokelat kelor.

Halaman
123
Penulis: Hilda Rubiah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved