Begini Kronologi Sopir Taksi Online yang Dihadang Sejumlah Orang di Pangkalan Ojek Pasir Impun

Di sekitar pangkalan ojek Pasir Impun, Kota Bandung, mobil yang dikemudikan oleh Ikhsan (30) diberhentikan sejumlah orang

Begini Kronologi Sopir Taksi Online yang Dihadang Sejumlah Orang di Pangkalan Ojek Pasir Impun
Tribunjabar/Daniel Andreand Damanik
Ikhsan (tengah) sopir taksi online, didampingi pihak Humas Posko Jabar dan Humas DOD saat menjelaskan kronologi kepada Tribun Jabar terkait penghadangan mobilnya setelah mengantarkan penumpang di Pasir Impun, Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Di sekitar pangkalan ojek Pasir Impun, Kota Bandung, mobil yang dikemudikan oleh Ikhsan (30) diberhentikan sejumlah orang yang muncul dari pangkalan ojek, Rabu (5/12/2018) malam.

Ikhsan adalah sopir taksi online korban penghadangan oleh sejumlah orang di dekat pangkalan ojek Pasir Impun di Jalan AH Nasution, sebrang Lapas Sukamiskin, Kota Bandung.

"Saya saat itu mengantar tiga penumpang ke Pasir Impun. Saya memberi tahu kepada penumpang kalau daerah itu zona merah, namun penumpang itu mengatakan jika ada apa-apa dia tanggung jawab. Tiba di simpang ojek pangkalan, si penumpang membuka kaca mobil sembari mengatakan bertanggung jawab," kata Ikhsan kepada Tribun Jabar, Kamis (6/12/2018).

Mendapat jaminan dari penumpang tersebut, Ikhsan melanjutkan perjalanan menuju rumah penumpang itu. Dia diangkut oleh Ikhsan dari Jalan Imam Bonjol, Kota Bandung dengan tujuan akhir di Pasir Impun, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung.

Setelah mengantarkan penumpang itu, Ikhsan kembali melewati halan yang sama. Dan sesampai di sekitar pangkalan ojek Pasir Impun,berjarak 10 meter dari Jalan AH Nasution, Bandung, mobil yang dikemudikan Ikhsan diberhentikan sejumlah orang yang diduga pengemudi ojek pangkalan Pasir Impun.

"Kurang tahu berapa orang, Saya perkirakan sembilan oranglah, ada yang menggunakan helm ada yang tidak. Beberapa di antaranya melihat ke arah dalam mobil melalui jendela kaca mobil. Ada yang bertanya, apakah saya pengemudi taksi online atau bukan. Melihat massa dan menjaga keselamatan diri, saya bilang saya karyawan, bukan driver online," kata Ikhsan.

3 jam Tenggelam di Sungai Cibalagung Cianjur, Muhamad Alqurtubi Akhirnya Ditemukan Tewas

Mobil yang dikemudikan Ikhsan diberhentikan sekitar lima menitan. Menurut Ikhsan beberapa orang tersebut mengepung bagian kiri, kanan, dan depan mobilnya.

Ikhsan mengaku tidak ada kontak fisik dan tidak ada pemukulan terhadap mobil maupun dirinya. Ia hanya mendengar perkataan dari sejumlah orang itu yang menyebutkan "ke depan jangan mengulang lagi, kalau ada penumpang, diturunkan di bawah, hargai kami, bagi-bagi rezeki".

Setelah berhenti lima menit, Ikhsan disuruh meninggalkan lokasi dan ketika baru saja jalan, ia mendengar ada suara "trek" dari bagian ban belakang sebelah kiri.

Halaman
12
Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved