Wahid Husen Terima Puluhan Juta dari TB Chaeri Wardana Untuk Keluar Lapas dan Nginap di Hotel

Terpidana kasus suap, TB Chaeri Wardana, disebut jaksa KPK turut memberi gratifikasi kepada eks Kepala Lapas Sukamiskin, Wahid Husen

Wahid Husen Terima Puluhan Juta dari TB Chaeri Wardana Untuk Keluar Lapas dan Nginap di Hotel
Tribunjabar/Mega Nugraha
Mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen menjalani sidang perdana atas kasus penerimaan suap yang menjeratnya di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (5/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Terpidana kasus suap Ketua MK Akil Moctar, TB Chaeri Wardana alias Wawan, disebut jaksa KPK turut memberi gratifikasi kepada eks Kepala Lapas Sukamiskin, Wahid Husen.

Hal itu terungkap dalam sidang dakwaan untuk Wahid di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Rabu (5/12/2018).

Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa KPK, Kresno Anto Wibowo, terungkap bahwa terdakwa memberikan kemudahan dalam pemberian izin keluar lapas dalam bentuk izin berobat ke rumah sakit. Salah satunya pada 16 Juli 2018 dengan alasan berobat di Rumah Sakit Rosela, Karawang.

"Terdakwa Wahid Husein mengetahui ijin keluar lapas disalahgunakan oleh TB Wardhana untuk menginap di luar lapas. Dengan cara mobil ambulance yang dibawa Ficky Fikri selaku staf keperawatan Lapas Sukamiskin tidak menuju Rumah Sakit Rosela, melainkan hanya mengantar sampai di parkiran RS Hermina, Arcamanik Bandung," ujar Kresno.

Kemudian, TB Chaeri Wardana pindah ke mobil Toyota Innova warna hitam yang dikendarai Ari Arifin yang telah menunggunya dan selanjutnya pergi menuju rumah milik Ratu Atut Choisiyah, kakak perempuan dari ‎Wawan yang juga mantan Gubernur Banten di Jalan Suryalaya IV Bandung.

"Setelah itu perjalanan dilanjutkan kembali menuju Hotel Grand Mercure Bandung dan TB Chaeri Wardana menginap di hotel tersebut bersama teman wanitanya," ujar dia.

Tidak hanya sekali, pada Maret hingga Juli 2018, kata Kresno, Wahid memberikan kemudahan pemberian ijin keluar bagi Wawan. Antara lain pada 5 Juli 2018 dalam bentuk Ijin Luar Biasa (ILB), dengan alasan mengunjungi ibunya yang sedang sakit di Serang, Banten.

"Padahal terdakwa mengetahui bahwa ijin keluar lapas disalahgunakan oleh TB Chaeri Wardana untuk menginap di Hotel Hilton Bandung selama dua hari," ujar Kresno.

‎Semua kemudahan yang diberikan Wahid pada TB Chaeri Wardana tidak gratis. Jaksa menyebut dalam dakwaannya, Wahid menerima uang dari Wawan yang sebagian besar diterima Wahid melalui sopir pribadinya, Hendry Saputra yang juga terdakwa dalam kasus ini di berkas terpisah. Totalnya mencapai Rp 60 juta lebih.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved