Sensen Komara Si Nabi Palsu Tak Bisa Dipenjara, Penyakitnya Sulit Disembuhkan

Hakim akhirnya memutuskan Sensen Komara direhabilitasi selama satu tahun di RSHS Bandung.

Sensen Komara Si Nabi Palsu Tak Bisa Dipenjara, Penyakitnya Sulit Disembuhkan
firman wijaksana/tribun jabar
Sensen Komara, nabi palsu dari Garut 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut membantah jika Sensen Komara, yang menyebut sebagai rasul Allah, belum dieksekusi pascaputusan Pengadilan Negeri Garut pada Juli 2012.

Sensen Komara si nabi palsu ini sebenarnya sudah dieksekui enam bulan setelah vonis majelis hakim.

Kepala Kejari Garut, Azwar, menyebut sesuai putusan hakim, Sensen Komara telah dieksekusi untuk menjalani rehabilitasi di rumah sakit jiwa.

Eksekusi dilakukan pada bulan Desember 2012.

"Dalam sidang dia terbukti bersalah melakukan perbuatan makar dan penistaan agama. Hanya saja dari saksi ahli, Sensen Komara mengidap penyakit kejiwaan," ujar Azwar di Kantor Kejari Garut, Selasa (4/12/2018).

Dari dua ahli jiwa yang didatangkan di persidangan, lanjutnya, menyebut Sensen Komara mengidap gangguan jiwa stadium tiga.

Penyakit yang diderita Sensen Komara pun sulit disembuhkan.

Hakim akhirnya memutuskan Sensen Komara direhabilitasi selama satu tahun di RSHS Bandung.

"Diperintahkan agar Sensen Komara dirawat di RSHS. Karena tak ada ruang perawatan lalu dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Cisarua, Lembang selama satu tahun. Biaya perawatan dibebankan kepada negara yakni Pemprov dan Pemkab," katanya.

Setelah menjalani perawatan di RSJ Cisarua, pada akhir tahun 2013 Sensen Komara keluar dari rumah sakit.

Halaman
12
Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved