Razia Kos-kosan di Cimahi, 60 Orang Negatif Narkoba

tes urine tersebut yang dilaksanakan terhadap para penghuni kos-kosan ini hanya sebagai antisipasi penyalahgunaan narkotika di Kota Cimahi

Razia Kos-kosan di Cimahi, 60 Orang Negatif Narkoba
hilman kamaludin/tribun jabar
Petugas gabungan dari BNNK Cimahi saat razia kos-kosan di Cibabat 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Sejumlah penghuni kos-kosan yang berada di sekitar Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, mendadak kaget saat petugas gabungan dari Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Cimahi bersama Satpol PP, Polisi dan TNI menggelar razia, Selasa (4/12/2018) malam.

Razia kos kosan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB itu menyasar kos-kosan di wilayah tersebut.

Petugas langsung mengetuk satu per satu pintu kostan dari luar kemudian menanyakan identitas para penghuninya yang tengah beristirahat di dalam kamar.

Dalam razia kali ini, tidak banyak penolakan dari sejumlah penghuni kamar yang didominasi perempuan itu, mereka langsung menyerahkan identitasnya sambil menanyakan maksud dari kedatangan para petugas tersebut.

Kepala Seksi Rehabilitasi BNNK Cimahi, Samsul Anwar, mengatakan, diadakannya razia ini karena kos-kosan diduga menjadi salah satu tempat yang kerap dijadikan sebagai penyalahgunaan obat-obatan terlarang atau narkotika.

Sehingga, dalam pelaksanaan razia itu, petugas pun melakukan tes urine terhadap puluhan penghuni kosan dan penghuni kosan tersebut tidak bisa menolak permintaan dari petugas.

"Dalam razia kali ini ada empat titik (kosan) yang penghuninya sudah kita lakukan pemeriksaan urine. Hasilnya ada sekitar 60 orang diperiksa dan semuanya negatif," ujar Samsul usai pelaksanaan razia.

Namun, kata dia, saat pemeriksaan, petugas mencium bau minuman keras (miras) dari salah satu penghuni kosan, kemudian pihaknya langsung menanyakannya dan pelaku mengakui telah mengkonsumsi miras.

"Lalu kita lakukan pemeriksaan urine. Tapi setelah kita cek penghuni itu negatif menyalahgunakan narkotika meskipun ada yang tercium bau alkohol," kata Samsul.

Ia mengatakan, tes urine tersebut yang dilaksanakan terhadap para penghuni kos-kosan ini hanya sebagai antisipasi penyalahgunaan narkotika di Kota Cimahi.

Namun, kata dia, tepat pukul 22.48 WIB, petugas gabungan menemukan sepasang muda mudi yang tengah berduaan di dalam kamar dan tidak bisa menunjukan kartu nikahnya.

"Petugas mengamankan tiga pasangan muda-mudi yang kedapatan tengah berduan di dalam kamar, mereka tak dapat menunjukan bukti nikah," katanya.

Atas hal tersebut, petugas langsung menggelandang ketiga pasangan itu ke kantor Satpol PP Kota Cimahi untuk dimintai keterangan lebih lanjut dan diberikan pembinaan.(*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved