Lion Air JT610 Jatuh

Pendiri Lion Air Marah ke Boeing, Sisa Pesanan Sebanyak 190 Pesawat Berpotensi Dibatalkan?

Rusdi Kirana, pendiri Lion Air Indonesia diberitakan media asing, marah kepada pihak Boeing terkait kecelakaan yang menimpa Lion Air pada Oktober lalu

Pendiri Lion Air Marah ke Boeing, Sisa Pesanan Sebanyak 190 Pesawat Berpotensi Dibatalkan?
aviationcoaching.com
Boeing 737 Max series, (dari atas) Max 7, Max 8 dan Max 9 

TRIBUNJABAR.ID, NEW YORK - Rusdi Kirana, pendiri Lion Air Indonesia diberitakan media asing, marah kepada pihak Boeing terkait kecelakaan yang menimpa Lion Air pada Oktober lalu.

Akibatnya, Lion Air Indonesia dikabarkan akan mengkaji ulang untuk pembelian pesawat dari Boeing.

Bahkan ada kemungkinan perusahaan tidak mengesampingkan rencana pembatalan pemesanan senilai 22 miliar dollar AS.

Hal ini akibat terjadi perselisihan antara keduanya setelah kecelakaan pesawat yang menewaskan 189 orang pada akhir Oktober lalu.

Dikutip Tribun Jabar dari Kompas.com yang melansir Reuters dan South China Morning Post, Rabu (5/12/2018), pendiri Lion Air Indonesia Rusdi Kirana diketahui marah dan menganggap Boeing mengalihkan perhatian publik dengan menyalahkan sepenuhnya kepada Lion Air atas kecelakaan itu.

Padahal, Boeing diketahui melakukan beberapa perubahan pada desain pesawat.

Menurut sebuah sumber, Rusdi tengah memeriksa ulang kemungkinan untuk membatalkan pesanan yang tersisa dari jet Boeing "untuk pengiriman berikutnya".

Hal ini jadi sinyal, kemungkinan untuk membatalkan semua pesanan pesawat ke Boeing.

Belum ada keputusan akhir yang dibuat, tetapi diskusi tentang nasib miliaran dollar AS harga pesawat yang tersisa menyoroti pertaruhan seputar penyelidikan yang melibatkan jet penjualan tercepat Boeing yakni 737 MAX.

Lion Air merupakan salah satu pelanggan terbesar Boeing yang saat ini memesan 190 pesawat yang total nilai pesanananya mencapai 22 miliar dollar AS.

Halaman
12
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved