Kirmir Sungai Cidurian Ambrol, Lima Ruko Terancam Ambruk

Kirmir Sungai Cidurian ambrol. Lima ruko yang ada di bantaran sungai terancam ambruk.

Kirmir Sungai Cidurian Ambrol, Lima Ruko Terancam Ambruk
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Ketua RT 7/13, Kampung Sukang Kawung, Dedi Cahyadi (46), saat menunjukkan kirmir yang ambruk diterjang derasnya Sungai Cidurian. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Lima ruko di bantaran Sungai Cidurian, RT 7/13, Kampung Sukang Kawung, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung terancam ambruk lantaran kirmir atau tembok pembatas sungai roboh.

Robohnya kirmir diakibatkan Sungai Cidurian meluap setelah hujan lebat, Kamis (22/11/2018) sekitar pukul 15.00 WIB.

Akibatnya bagian belakang lima ruko yang berada di bantaran sungai tersebut rusak.

Ketua RT 7/13, Kampung Sukang Kawung, Dedi Cahyadi (46), mengatakan kirmir sebenarnya baru diperbaiki. Namun derasnya arus Sungai Cidurian membuat kirmir roboh.

"Kejadian ambruk ini sudah dua minggu lalu, di sini hujan kecil dari atas limpahan ke sini, kirmir ini baru diperbaiki lima bulan lalu, tapi sudah ambruk lagi," ujar Dedi saat ditemui Tribun Jabar di lokasi, Rabu (5/12/2018).

Kirmir di Sungai Cidurian yang ambrol.
Kirmir di Sungai Cidurian yang ambrol. (Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari)

Dedi mengatakan, ambrolnya kirmir tidak hanya sekali. Hari Minggu (2/12/2018) kirmir kembali ambrol.

Menurutnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Dedi kirmir tersebut roboh sepanjang sembilan meter. Tinggi kirmir sekitar empat meter.

Ia mengatakan, dari lima ruko empat di antaranya sudah tidak ditinggalkan penghuninya.

Halaman
12
Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved