Ini Langkah Awal yang Dilakukan TNI Polri Setelah Kuasai Distrik Mbua di Papua dalam Pengejaran KKB

Kepala Penerangan Daerah Militer XVII/Cendrawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan, Tim Satuan Tugas TNI-Polri berhasil menduduki Distrik Mbua pad

Ini Langkah Awal yang Dilakukan TNI Polri Setelah Kuasai Distrik Mbua di Papua dalam Pengejaran KKB
DOKUMEN KEMENTERIAN PUPR & infokomando
Lokasi pembantaian 31 pekerja oleh KKB di Kabupaten Nduga (kiri) dan ilustrasi senjata laras panjang (kanan) 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Kepala Penerangan Daerah Militer XVII/Cendrawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan, Tim Satuan Tugas TNI-Polri berhasil menduduki Distrik Mbua pada Selasa (4/12/2018) pukul 07.00 WIT.

Di wilayah ini, dikutip Tribun Jabar dari Kompas.com, petugas melakukan penyelamatan dan mengevakuasi korban.

Aidi mengatakan, ada 6 orang yang berhasil melarikan diri dari pembantaian yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) ke arah Distrik Mbua.

Dua orang di antaranya belum ditemukan.

Sementara, 4 orang selamat setelah diamankan oleh anggota TNI di Pos Yonif 755/Yalet di Mbua.

“Kami dahulukan tindakan kemanusiaan nanti setelah itu baru operasi selanjutnya. Itu merupakan yang kami utamakan dari pihak TNI,” ujar Aidi saat dihubungi Kompas.com, Rabu (5/12/2018).

Aidi menjelaskan, karyawan PT Istaka Karya berinisial JA mengisahkan kronologis kejadian pembantaian yang dilakukan oleh KKB atau kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB).

JA berhasil kabur dari pembantaian yang dilakukan KKSB dan telah dievakuasi personil gabungan TNI-Polri.

“Sesuai laporan yang disampaikan oleh saksi korban itu ada 19 orang yang meninggal dunia,” kata Aidi.

Aidi mengatakan, menurut kesaksian JA, peristiwa pembantaian terjadi pada Sabtu (1/12/2018).

Halaman
123
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved