Ini Kata Jaksa KPK Soal 3 Terpidana Beri Gratifikasi ke Wahid, Tapi Baru 1 Diseret ke Pengadilan

Dari tiga nama yang disebut dalam dakwaan telah memberikan gratifikasi baru Fahmi Darmawansyah yang diseret ke Pengadilan Tipikor

Ini Kata Jaksa KPK Soal 3 Terpidana Beri Gratifikasi ke Wahid, Tapi Baru 1 Diseret ke Pengadilan
Tribunjabar/Mega Nugraha
Mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husein menjalani sidang perdana atas kasus penerimaan suap yang menjeratnya di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (5/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dari tiga nama yang disebut dalam dakwaan telah memberikan gratifikasi kepada Wahid Husen yang saat itu selaku Kepala Lapas Sukamiskin, baru Fahmi Darmawansyah yang diseret ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung.

Dalam dakwaan jaksa KPK pada terdakwa Wahid Husen di ruang sidang 1 Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Rabu (5/12), terungkap bahwa Fahmi Darmawansyah, TB Chaeri Wardana dan Fuad Amin memberikan gratifikasi berupa uang hingga barang untuk Wahid Husen.

Ketiga pemberi gratifikasi itu merupakan terpidana korupsi yang kini masih menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin.

"Selaku kepala Lapas menerima hadiah berupa sejumlah uang dan barang dari warga binaan Lapas Sukamiskin yang sebagian besar diterima terdakwa dari Hendry Saputra selaku staf umum merangkap sopir Kalapas Sukamiskin," ujar Trimulyono Hendardi, jaksa KPK di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung.

Hadiah itu diterima dari Fahmi Darmawansyah, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, dan Fuad Amin Imron.

Fahmi memberikan satu unit mobil double cabin Mitsubishi Truton, sepasang sepatu boot, sepasang sendal merek Kenzo, tas merek Louis Vuitton, dan uang Rp 39,5 juta.

"Dari TB Chaeri Wardana uang total Rp 63,39 juta dan dari Fuad Amin total mendapat Rp 71 juta dan mendapatkan pinjaman mobil, dibayari menginap di hotel di Surabaya," ujar Trimulyono.

Ia menambahkan, hadiah itu diberikan pada terdakwa seharusnya sudah diketahui karena terkait sesuatu berupa mendapatkan berbagai fasilitas istimewa di dalam lapas.

"Termasuk penyalahgunaan pemberian izin keluar dari Lapas Sukamiskin yang bertentangan dengan kewajiban Wahid Husen selaku Kepala Lapas Sukamiskin sebagaimana diatur di Undang-undang Tentang Pemasyarakatan seta selaku penyelenggara negara," ujar Trimulyono

Jaksa KPK Ungkap Peran Inneke Koesherawati Bantu Suaminya Suap Mantan Kalapas Sukamiskin

Jaksa KPK Sebut Sejak Awal Menjabat Kalapas Sukamiskin, Wahid Husein Sudah Punya Itikad Tidak Baik

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved