Saat Membuka Musrenbang RPJMD, Bupati Ungkapkan 6 Permasalahan di Sumedang yang Belum Terentaskan

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, mengungkapkan, ada enam permasalahan di Kabupaten Sumedang yang belum mampu terentaskan oleh pemerintah daerah.

Saat Membuka Musrenbang RPJMD, Bupati Ungkapkan 6 Permasalahan di Sumedang yang Belum Terentaskan
TribunJabar.id/Hakim Baihaqi
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, saat membuka acara musrenbang RPJMD Kabupaten Sumedang di Hotel Puri Khatulistiwa, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Selasa (4/12/2018). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, mengungkapkan, ada enam permasalahan di Kabupaten Sumedang yang belum mampu terentaskan oleh pemerintah daerah.

Enam permasalahan tersebut yaitu, kemiskinan, pendidikan, pelayanan kesehatan, jalan rusak, tidak mengalami peningkatan investasi, dan masih buruknya kinerja aparatur sipil negara (ASN).

Dony Ahmad Munir mengatakan, untuk kemiskinan, dari 1,1 juta jumlah penduduk di Kabupaten Sumedang, 10 persennya masih terbelenggu permasalahan kemiskinan.

"Imbas dari kemiskinan ini juga, sembilan jumlah penduduk masih menjadi pengangguran," kata Dony Ahmad Munir saat membuka acara musrenbang RPJMD Kabupaten Sumedang di Hotel Puri Khatulistiwa, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Selasa (4/12/2018).

Permasalahan jalan rusak, berdasarkan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sumedang, dari 750 kilometer, sebanyak 150 kilometer atau 20 persen jalan dalam kondisi rusak dan belum dilakukan perbaikan oleh Pemerintah.

Begini Lho Prakiraan Cuaca di Sumedang Hari Ini Menurut BMKG

Dua puluh persen kerusakan tersebut, delapan persennya mengalami rusak berat, sedangkan 12 persennya mengalami kerusakan ringan.

Dony mengatakan, permasalahan jalan rusak di Kabupaten Sumedang, dirasakan oleh 1.200 orang berdasarkan survey yang telah dilakukan oleh lembaga survey, sehingga menjadi prioritas.

"Jalan rusak adalah masalah utama, baik jalan antara desa, antara kecamatan, atau menuju lokasi wisata," katanya.

Lalu, dari hasil penilaian pemerintah pusat, kinerja ASN di Pemerintahan Kabupaten Sumedang masih rendah, yakni berada diurutan ke 27 dari semua wilayah kota / kabupaten di Jawa Barat.

"Akuntabilitas paling terendah di Jawa Barat, maka dari itu, melalui musrenbang RPJMD, perencanaan lima tahun ke depan akan terlaksana," katanya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved