Nilai Rapor Akuntabilitas Rendah, Bupati Sumedang Minta ASN Tingkatkan Kinerja

Tingkat akuntabilitas kinerja aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Sumedang, masih tergolong rendah.

Nilai Rapor Akuntabilitas Rendah, Bupati Sumedang Minta ASN Tingkatkan Kinerja
TribunJabar.id/Hakim Baihaqi
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, saat membuka acara musrenbang RPJMD Kabupaten Sumedang di Hotel Puri Khatulistiwa, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Selasa (4/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Tingkat akuntabilitas kinerja aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Sumedang, masih tergolong rendah, sehingga banyak pembangunan tidak sesuai harapan dan dikeluhkan oleh masyarakat.

Berdasarkan data dari Kementerian Pendayagunaan dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Republik Indonesia pada 2017, nilai rapor akuntabilitas Pemerintah Kabupaten Sumedang memiliki nilai C.

Dari total 28 kota dan kabupaten di Jawa Barat, Kabupaten Sumedang menduduki peringkat ke 27 dan disusul oleh Kabupaten Pangandaran yang sebelumnya berada di peringkat paling bawah.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, akibat rendahnya nilai rapor akuntabilitas tersebut, seluruh ASN di Pemerintahan Kabupaten Sumedang, dituntut untuk meningkatkan kinerja dan motivasi melayani masyarakat.

Bupati Dony Ahmad Munir Sebut Pemkab Sumedang Telah Menentukan Sejumlah Prioritas Pembangunan

"Harus ditingkatkan, karena ini sangat rendah, minimal naik menjadi B," kata Dony Ahmad Munir, saat membuka acara musrenbang RPJMD Kabupaten Sumedang di Hotel Puri Khatulistiwa, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Selasa (4/12/2018).

Dony Ahmad Munir mengatakan, beberapa langkah akan dilakukan untuk meningkatkan kinerja ASN, beberapa di antaranya, reward and punishment dan reformasi birokrasi.

Tak hanya itu, lanjutnya, permasalahan kesejahteraan yang dirasakan oleh sebagian ASN pun akan dilakukan, agar memiliki sikap kompetitif dalam memberikan pelayanan.

"Di era saat ini, kami pun akan membudayakan seluruh ASN mengenal teknologi digital dan beralih dari sistem manual," katanya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved