Reses Saat Masa Kampanye Pileg 2019 di Kota Cimahi Dinilai Tidak Adil

Pelaksanaan reses saat masa kampanye Pileg 2019 di Kota Cimahi dinilai calon anggota DPRD Kota Cimahi sangat tidak adil.

Reses Saat Masa Kampanye Pileg 2019 di Kota Cimahi Dinilai Tidak Adil
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Kegiatan reses anggota DPRD Kota Cimahi, Edi Kanedi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Pelaksanaan reses saat masa kampanye Pileg 2019 di Kota Cimahi dinilai calon anggota DPRD Kota Cimahi sangat tidak adil.

Seperti diketahui, sekitar 45 wakil rakyat Kota Cimahi melaksanakan reses pada 2-3 Desember 2018 yang merupakan agenda terakhir bagi mereka untuk menyerap aspirasi rakyat.

Menurut calon anggota DPRD Kota Cimahi dari Partai Demokrat, Aos Muslihudin, reses saat masa kampanye sangat menguntungkan bagi Caleg incumbent atau yang saat ini masih menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Cimahi.

"Diuntungkan incumbent karena jarak wilayah Cimahi dekat. Misal, reses se-RW terus dibagi tranportasi Rp 50 ribu. Jadi kesannya hanya bagi-bagi duit saja," ujarnya di Alun-alun Cimahi, Minggu (2/12/2018).

Seharusnya, kata dia, jangan ada reses saat masa kampanye, tetapi reses tersebut sebaiknya dilaksanakan sebelum masa kampanye.

"Jadi seharusnya (reses) itu jangan disaat masa kampanye, agar lebih fair," katanya.

Terlebih lagi, kata dia, dalam pelaksanaan reses ini, ada rupiah yang akan diberikan kepada para konstituen, sementara aspirasi masyarakatnya sedikit dikesampingkan.

Anggota DPRD Kota Cimahi, Edi Kanedi, menyebut memang ajang reses sangat menguntungkan bagi Calon Legislatif (Caleg) yang saat ini duduk di kursi wakil rakyat.

"Memang untuk promosi pribadi ada diuntungkan, walaupun dewan diuntungkan secara fasilitas, ya jangan jadi gerah akibat dewan melakukan reses," katanya.

Anggota DPRD Ingatkan Pemkot Cimahi Terkait Launching Wisata Militer Jangan Sebatas Seremonial

Bawaslu Jabar Siapkan 6.878 Pengawas TPS untuk Kelancaran Pilpres dan Pemilu Legislatif 2019

Ia mengatakan, meski dalam kegiatan reses para Anggota DPRD tidak secara terang-terangan mengkampanyekan diri bahwa akan maju lagi pada Pileg 2019.

"Tapi tetap saja ada dampak yang didapat dari reses itu. Walaupun secara tidak vulgar menyampaikan tapi, konstituen sudah tahu, tidak usah ngomong (maju lagi di Pileg)," ujarnya.

Sehingga pihaknya tetap harus melaksanakan reses meski momen saat ini ialah masa kampanye Pileg 2019, karena reses ini murni hanya untuk menyerap aspirasi dari masyarakat.

Pasalnya, lanjut dia, reses memiliki dampak yang positif terhadap pembangunan Kota Cimahi, karena saat reses anggota dewan mendapat aspirasi masyarakat.


Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved