Bawaslu Minta Sopir dan Pemilik Mobil Angkutan Umum Copot Stiker Kampanye Pemilu 2019

Bawaslu meminta sopir dan pemilik angkutan umum mencopot stiker parpol, caleg, atau capres, yang menempel di mobil.

Bawaslu Minta Sopir dan Pemilik Mobil Angkutan Umum Copot Stiker Kampanye Pemilu 2019
Tribun Jabar/ Haryanto
Ilustrasi stiker parpol di angkutan kota. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cirebon, M Joharudin, meminta sopir dan pemilik angkutan umum untuk membersihkan mobilnya dari stiker kampanye Pemilu 2019.

Hal itu jelas-jelas melanggar PKPU dan bertentangan dengan Undang-undang Lalu Lintas serta Permenhub karena dinilai mengganggu ketertiban umum.

"Pemasangan stiker kampanye di angkutan umum yang notabene berpelat kuning itu jelas dilarang," ujar M Joharudin melalui sambungan teleponnya, Sabtu (1/12/2018).

Ia mengatakan, pada PKPU disebutkan hanya mobil pribadi dan milik pengurus partai yang boleh dipasang stiker kampanye.

Di Kota Cirebon Banyak Alat Peraga Kampanye Dipasang Tak Beraturan, Segera Dicopot Bawaslu

Namun, stiker di mobil pribadi dan milik pengurus partai itu pun tidak diperkenankan untuk diberi nomor urut.

"Baik nomor urut partai maupun caleg atau capres-cawapres," kata M Joharudin.

Jika ada nomor urutnya itu juga dinilai melanggar aturan.

Namun, M Joharudin tak menyebut secara spesifik sanksi yang diberikan kepada sopir maupun pemilik angkutan umum yang mobilnya dipasangi stiker kampanye Pemilu 2019.

Sejumlah Artis Ibu Kota Motivasi Ratusan Milenial di Sport Hall Bima Cirebon

Ia mengakui banyak menemukan pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye (APK) di Kota Cirebon.

Karenanya, ia berjanji dalam waktu dekat APK yang dipasang tidak sesuai aturan termasuk stiker di angkutan umum itu akan ditertibkan.

"Sudah dirapatkan dengan Satpol PP dan KPU. Setelah pendataan ulang akan kami tertibkan secepatnya," ujar M Joharudin.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved