Ini Penyebab Merosotnya Lahan Tebu PG Tersana Baru Cirebon

Karenanya, menurut dia, harga gula yang kerap tidak menentu membuat petani mengurangi luas lahan yang digunakan untuk ditanami tebu.

Ini Penyebab Merosotnya Lahan Tebu PG Tersana Baru Cirebon
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
PG Tersana Baru di Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, Jumat (30/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pabrik Gula (PG) Tersana Baru merupakan salah satu pabrik yang didirikan di masa kolonial Belanda.

Namun, luas lahan tebu pabrik gula yang dibangun pada 1937 itu terus merosot setiap tahunnya.

"Harga gula yang tidak stabil membuat petani menanami lahannya dengan tanaman lain, misalnya tebu ataupun palawija," kata Kepala Fabrikasi PG Tersana Baru, Ragil, saat ditemui di PG Tersana Baru, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, Jumat (30/11/2018).

Ia mengatakan, PG Tersana Baru menggandeng petani setempat dengan sistem kemitraan.

Operasi Caesar Berakhir Duka, Dokter Mengoperasi dalam Kondisi Mabuk, Ibu dan Jabang Bayi Tewas

Keuntungan penjualan gula yang diproduksi PG Tersana Baru dari tebu hasil panen para petani adalah 66 persen untuk petani dan 34 persen untuk PG Tersana Baru.

Karenanya, menurut dia, harga gula yang kerap tidak menentu membuat petani mengurangi luas lahan yang digunakan untuk ditanami tebu.

"Tren luas lahannya menurun terus, mungkin petani menilai keuntungan dari menanam tebu itu tidak banyak," ujar Ragil.

Akibatnya luas lahan tebu PG Tersana Baru pun terus menurun setiap tahunnya.

Penampilan Persib Bandung Angin-anginan, Persela Lamongan Enggan Remehkan Ezechiel NDouassel Cs

Ragil mengatakan, penyusutan lahan tebu berpengaruh besar terhadap jumlah produksi gula.

Padahal, saat musim panen tebu, petani yang bermitra dengan PG Tersana Baru setiap harinya dapat menghasilkan tebu mencapai 620 kuintal per hektare.

"Tahun ini, dari lahan tebu 4070 hektare itu kami bisa memproduksi gula sekitar 255172 ton," kata Ragil.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved